Kompas.com - 20/02/2018, 17:10 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang penyanyi rap terkenal asal Malaysia dituduh telah melecehkan salah satu agama dalam video klip lagu terbarunya yang dibuat menyambut Tahun Baru Imlek.

Wee Meng Chee, atau yang lebih dikenal dengan nama panggungnya, Namewee, kembali memicu kontroversi setelah merilis video klip untuk lagunya yang berjudul "Like a Dog".

Dalam video klip tersebut, Namewee menyanyikan lagu dengan lirik yang menggambarkan beragam suara anjing di berbagai negara.

Namewee digambarkan duduk di kursi pada bagian tengah, sementara sejumlah penari berpakaian hitam dan mengenakan topeng anjing mengelilinginya.

Baca juga: Mengenal Rich Brian, Rapper Indonesia Pencetak Sejarah di AS

Pengambilan gambar untuk video tersebut dilakukan di depan gedung Perdana Menteri Malaysia di Putrajaya.

Namun bentuk bangunan yang berkubah kemudian disalahartikan sebagai sebuah masjid.

Video klip yang memicu kontroversi itu dirilis melalui situs berbagi video, YouTube, pada 10 Februari lalu dan telah ditonton setidaknya lebih dari 800.000 kali.

Dilansir dari Daily Mail, Kepala Kepolisian Nasional Malaysia, Mohamad Fuzi Harun melaporkan, penyelidikan tengah dilakukan terkait artis dan video klip tersebut.

Penyanyi rap yang juga seorang sutradara tersebut dituduh telah menyakiti perasaan religius dan menyebarkan ujaran yang menghina.

Jika nantinya dinyatakan bersalah, dia terancam bakal dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun.

Sejumlah media di Malaysia juga telah memberitakan dugaan pencemaran agama dalam video tersebut. Namun Namewee dengan tegas membantah tuduhan itu.

Pada Jumat (16/2/2018), Namewee kembali mengunggah video di kanal YouTube miliknya yang memberikan penjelasan seputar tuduhan yang ramai diberitakan.

"Lagu ini adalah sebuah lagu Tahun Baru China. Mungkin Anda merasa ada kelakuan yang tidak senonoh dalam video musik tersebut, namun itu hanyalah untuk hiburan saja."

"Pengambilan gambar video musik ini dibuat di kawasan lapang yang terletak di tepi jalan utama Putrajaya dan bukannya masjid," kata Namewee dalam video penjelasan.

"Bangunan yang terlihat di belakang yang terletak lebih kurang dalam jarak 1 kilometer adalah gedung Perdana Menteri," tambahnya.

"Kami tidak menyentuh kawasan tempat ibadah dalam video musik tersebut."

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa saya tidak pernah menghina agama maupun bangsa manapun," kata Namewee di akhir video.

Baca juga: Dituduh Menghina Islam, Penyanyi Rap Malaysia Ditahan

Sebelumnya di tahun 2016, Namewee juga sempat ditahan polisi Kerajaan Malaysia karena video klip untuk lagunya yang berjudul "Oh My God" yang sebagian pengambilan gambarnya dilakukan di dalam masjid.

Pada 2007, Namewee juga sempat berurusan dengan hukum setelah merilis video yang dianggap menghasut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.