Kompas.com - 12/02/2018, 14:39 WIB
Presiden Bosnia Alija Izetbegovic (kiri) menyalami Presiden Serbia Slobodan Milosevic disaksikan Presiden Kroasia Franjo Tudjman menjelang pembicaraan damai di Dayton, Ohio, AS pada 1995. Joe Marquette / POOL / AFP Presiden Bosnia Alija Izetbegovic (kiri) menyalami Presiden Serbia Slobodan Milosevic disaksikan Presiden Kroasia Franjo Tudjman menjelang pembicaraan damai di Dayton, Ohio, AS pada 1995.
|

KOMPAS.com - Pada 12 Februari 2002, mantan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic menjalani sidang perdana di Den Haag, Belanda.

Pria berjuluk "Jagal dari Balkan" ini  didakwa melakukan genosida dan kejahatan perang di Bosnia, Kroasia, dan Kosovo.

Hampir di sepanjang proses persidangan Milosevic menjadi pengacara untuk dirinya sendiri hingga sidang berakhir tanpa putusan.

Pasalnya, Milosevic meninggal dunia di selnya dalam usia 64 tahun pada 11 Maret 2006, diduga akibat terkena serangan jantung.

Baca juga : Genosida di Srebrenica: Tentara Belanda Biarkan 300 Muslim Dibantai

Yugoslavia adalah negara federasi yang didirikan pemimpin komunis Josip Broz Tito pada 31 Januari 1946.

Federasi ini terdiri atas enam negara bagian yaitu Kroasia, Slovenia, Serbia, Bosnia-Herzegovina, Macedonia, dan Montenegro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah Tito meninggal dunia pada Mei 1980, tanda-tanda keruntuhan Yugoslavia mulai terlihat dan negeri itu terbelah dalam waktu hanya satu dekade.

Milosevic, pria kelahiran 20 Agustus 1920 itu, bergabung dengan Partai Komunis saat berusia 18 tahun dan karier politiknya terus melesat.

Pada 1989, Milosevic menjabat Presiden Republik Sosialis Serbia, yang merupakan negara bagian dari Yugoslavia dan mendirikan Partai Sosialis Serbia pada 1990.

Pada 25 Juni 1991, Kroasia dan Slovenia mendeklarasikan kemerdekaannya dari Federasi Yugoslavia. Alhasil, Milosevic mengirim tentara dan tank ke perbatasan Sloveni.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.