AS Lakukan Tes Rahasia Sistem Anti-rudal Balistik, Gagal

Kompas.com - 02/02/2018, 14:46 WIB
Ilustrasi Peluncuran Misil. ThinkstockIlustrasi Peluncuran Misil.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

HONOLULU, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) dikabarkan menggelar uji coba sistem pertahanan udara mereka secara rahasia di Hawaii.

Dilansir Sky News Kamis (1/2/2018), uji coba sistem pencegat misil SM-3 Block IIA itu mengalami kegagalan setelah misil pencegat tidak mencapai target.

Sumber internal militer menyatakan, mereka yang terlibat dalam uji coba rahasia itu, termasuk pengembang sistem Raytheon, tengah menginvestigasi penyebab kegagalan sistem pertahanan tersebut.

Ini merupakan kegagalan uji coba yang kedua sejak tensi ketegangan antara AS dengan Korea Utara ( Korut) meningkat.

Juni 2017, sistem pertahanan yang sama juga gagal setelah salah seorang personel militer tidak sengaja mengaktifkan mekanisme peledakan diri rudal pencegat.

Baca juga : Korut Kembali Bersiap untuk Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua

Badan Pertahanan Anti-udara (MDA) kemudian mengonfirmasi bahwa mereka memang melakukan uji coba Tes Pertahanan Udara milik Sistem Permukaan Aegis (AAMDTC).

" Uji coba dilaksanakan Rabu (30/1/2018) di Fasilitas Latihan Rudal di Kauai, Hawaii," kata Juru Bicara MDA Mark Wright.

Namun, diberitakan oleh Sky News, Wright tidak mengungkapkan hasil dari uji coba sistem tersebut.

Rencananya, sistem pertahanan anti-rudal balistik itu bakal dipasang di kawasan pantai barat AS.

Dua anggota Kongres AS, Mike Rogers dan Adam Smith sebelumnya sempat berkata militer tengah mempertimbangkan beberapa tempat untuk instalasi sistem pertahanan itu.

AS merasa perlu melakukan pemasangan tambahan sistem sejak Korut mulai masif melakukan pengembangan nuklir dan rudal balistik antar-benua (ICBM).

Pada 3 September 2017, Pyongyang mencoba bom nuklir baru mereka yang disebut bom hidrogen di situs Punggye-ri.

Kemudian di 29 November 2017, rezim Kim Jong Un kembali meluncurkan ICBM terbaru, Hwasong-15, yang diklaim mampu melaju sejauh 13.000 kilometer.

Dalam pernyataan resminya, Korut berkoar rudal balistik itu sanggup menjangkau seluruh daratan utama AS.

Baca juga : Menhan Inggris Sebut Rudal Korut Bisa Jangkau London



Sumber Sky
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X