Menhan Inggris Sebut Rudal Korut Bisa Jangkau London

Kompas.com - 20/12/2017, 11:49 WIB
Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat. EPA/BBCKorut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

LONDON, KOMPAS.com — Ancaman Korea Utara tidak hanya dirasakan Amerika Serikat, tetapi juga seluruh dunia.

Begitulah ucapan yang dilontarkan Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson.

Williamson menyatakan, Inggris harus segera bersiap menghadapi ancaman masif yang dilontarkan rezim Kim Jong Un tersebut.

Salah satu bentuk ancaman yang dilakukan Korut adalah serangan siber WannaCry kepada Dinas Kesehatan Inggris (NHS), Mei lalu.


Selain itu, Presiden Donald Trump juga menyatakan bahwa pengembangan nuklir Korut telah dimasukkan sebagai ancaman nasional.

Baca juga: Tekanan China terhadap Korea Utara Dinilai Masih Kurang

"Pyongyang telah bersiap mengembangkan rudal balistik yang bisa menjangkau London," kata Williamson kepada London Evening Standard via Sky News, Selasa (19/12/2017).

Politisi Partai Konservatif tersebut melanjutkan, Inggris siap berkonfrontasi untuk menghapus keberadaan nuklir Korut.

Bentuk kesiapan itu ditegaskan dengan mengerahkan dua kapal fregat (perusak) Inggris ke Asia Timur untuk menekan Korut agar menghentikan program nuklirnya.

AFP Estimasi jangkauan rudal Korea Utara

"Saat ini, ancaman sedang datang menghampiri dunia. Inggris bagian dari dunia. Karena itu, kami harus mengambil langkah untuk menghentikan ancaman ini," ucap Williamson.

Sebelumnya, dunia mulai meningkatkan kewaspadaan setelah uji coba rudal balistik antar-benua (ICBM) terbaru, Hwasong-15, pada 29 November.

Jepang sebagai tetangga Korut bereaksi dengan meningkatkan anggaran militernya untuk membeli sistem pertahanan udara.

Pada Selasa, mereka mengumumkan bakal membeli sistem pertahanan Aegis yang bisa diluncurkan dari darat.

Sistem tersebut dilaporkan bakal beroperasi 2023.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi ke Korea Utara Terkait Serangan WannaCry

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X