Kompas.com - 04/09/2017, 19:20 WIB
Warga menyaksikan video pada layar besar di Jalan Mirae Scientists di Pyongyang, Korea Utara, yang menampilkan pembawa acara Ri Chun-Hee mengumumkan berita bahwa negara tersebut berhasil menguji coba bom hidrogen pada Minggu (3/9/2017). AFP PHOTO/KIM WON-JINWarga menyaksikan video pada layar besar di Jalan Mirae Scientists di Pyongyang, Korea Utara, yang menampilkan pembawa acara Ri Chun-Hee mengumumkan berita bahwa negara tersebut berhasil menguji coba bom hidrogen pada Minggu (3/9/2017).
EditorPascal S Bin Saju

SEOUL, KOMPAS.com –  Setelah sukses dengan uji coba nuklir keenam pada Minggu (3/9/2017), Korea Utara  kini sedang bersiap meluncurkan kembali rudal balistik antarbenua.

Para komandan militer Korea Selatan, Senin (4/9/2017), menyebutkan, peluru kendali  (rudal) balistik yang dipersiapkan itu “kemungkinan besar” adalah untuk antarbenua (ICBM), demikian laporan The Independent.

Setiap uji coba misil dan senjata nuklir memberikan Pyongyang informasi sangat berharga dan memungkinan negara komunis itu meraih kemajuan pesat dalam soal kemampuan persenjataannya.

Kementerian Pertahanan Korsel juga mengukur kemampuan kapasitas bom dalam uji coba terbaru kemarin, adalah seberat 50 kilo ton, demikian laporan kantor berita resmi Korsel, Yonhap.

Peledakan bom seberat itu, yang menyebabkan getaran seismig bermagnitudo 6,3, merupakan yang paling dasyat yang pernah dilakukan Korut,  yang diklaim sebagai bom hidrogen.

Baca: Korut Umumkan Kesuksesan Uji Coba Bom Hidrogen Berdaya 100 Kiloton

Kementerian tersebut juga mengatakan dalam dengar pendapat di parlemen bahwa tampaknya Korut juga sedang bersiap untuk meluncurkan rudal-rudal balistik berikutnya, yang kemungkinan akan termasuk dengan rudal balistik antarbenua (ICBM).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami terus melihat tanda-tanda peluncuran rudal balistik yang mungkin akan lebih banyak lagi. Kami juga meramalkan bahwa Korut dapat menembakkan rudal balistik antarbenua," kata Chang Kyung-soo, seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korsel di Seoul.

Kementerian pertahanan dipanggil oleh parlemen pada Senin (4/9/2017) ini untuk memberikan keterangan seputar uji coba nuklir keenam Korut yang dilakukan sehari sebelumnya.

Menyusul peringatan dari Amerika Serikat ke Korut tentang akan ada pembalasan besar-besaran untuk Korut, militer Korsel pun menembak sebuah rudal ke laut dalam sebuah simulasi seraengan terhadap lokasi uji coba nuklir Korut yang sudah enam kali melakukan uji coba senjata nuklirnya.

Baca: Kim Jong Un Tinjau Pengembangan Bom Hidrogen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X