Irlandia Cabut Larangan Jual Minuman Alkohol di Hari Raya Keagamaan

Kompas.com - 26/01/2018, 09:13 WIB
Minuman beralkohol GeorgeRudyMinuman beralkohol
|
EditorVeronika Yasinta


DUBLIN, KOMPAS.com - Pemilik bar di Irlandia boleh bergembira setelah larangan berjualan minuman alkohol pada hari raya keagamaan telah dicabut pemerintah.

Dengan pencabutan larangan yang sudah berlangsung selama 90 tahun itu, bar di seluruh Irlandia dapat menyajikan alkohol pada perayaan Jumat Agung mendatang.

Undang-undang tentang minuman keras pada 2017 tersebut menghasilkan suaa bulat di parlemen Irlandia. Peraturan baru akan mulai diberlakukan pada Jumat Agung tahun ini yang jatuh pada 30 Maret 2018.

"Ini merupakan perubahan yang sangat signifikan," kata Gilian Daly, dari asosiasi pedagang minuman anggur berlisensi di Dublin.

Baca juga : Perempuan Asal Irlandia Utara Ini Menikah dengan Hantu Bajak Laut

Menurutnya, pada rangkaian perayaan Paskah menjadi akhir pekan bagi turis untuk berbondong-bondong ke Irlandia.

"Banyak di antaranya datang ke bar Irlandia yang terkenal di dunia. Mereka pasti terkejut karena mendapati bar tidak buka waktu itu. Kami sudah lama menunggu ini," ucapnya.

Donal O'Keeffe dari asosiasi pedangan minuman anggur berlisensi menyatakan kegembiraan menyambut perlakuan Jumat Agung seperti Jumat biasa lainnya.

"Potensi pendapatan bisa mencapai sekitar 30 juta euro (Rp 495 miliar) pada Jumat Agung saja," katanya.

Jumat menjadi hari dengan jumlah penjualan yang naik signifikan karena hari itu mengawali liburan akhir pekan panjang.

"Jumat menjadi hari penjualan penting, kami hanya ingin agar buka. Kami tidak memaksa orang masuk ke bar kami," ucapnya.

Namun, dia mengaku tidak akan buka pada perayaan Natal. Menurutnya, hari Natal merupakan momen istimewa bagi keluarga.

Baca juga : Demi Hindari Pajak, Sepasang Pria di Irlandia Menikah

Menteri kesetaraan, imigrasi, dan integrasi Irlandia, David Stanton, mengatakan pembatalan larangan penjualan alkohol sekaligus pertana perubahan demografi sehingga meningkatkan keberagaman.

Gereja dan pemerintah Irlandia pernah begitu saling terkait sehingga ada aturan mengenai larangan cerai dan penggunaan kontrasepsi. Namun, kebijakan tersebut telah lama dihapus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X