Rayakan Ulang Tahun Hitler, Tiga Orang Ditahan Polisi Polandia

Kompas.com - 24/01/2018, 17:57 WIB
Anggota kelompok neo-Nazi Polandia dilaporan sebuah stasiun televisi swasta lokal merayakan ulang tahun Adolf Hitler. TVN24 via Times of IsraelAnggota kelompok neo-Nazi Polandia dilaporan sebuah stasiun televisi swasta lokal merayakan ulang tahun Adolf Hitler.
|
EditorAgni Vidya Perdana

WARSAW, KOMPAS.com - Tiga orang ditahan kepolisian Polandia dituduh menyebarkan fasisme. Mereka diketahui merupakan anggota kelompok neo-Nazi dan belum lama menggelar perayaan ulang tahun pemimpin Nazi, Adolf Hitler.

Mengutip Times of Israel, aksi kelompok neo-Nazi di Polandia tersebut disiarkan melalui siaran program berita stasiun televisi swasta TVN24 pada Selasa (23/1/2018) dan langsung mendapat kecaman.

Dalam siarannya, ditampilkan para anggota kelompok neo-Nazi mengenakan seragam layaknya anggota Nazi dan memasang simbol Nazi serta merayakan ulang tahun ke-128 diktator Jerman itu.

Baca juga: Kelompok Neo Nazi Menyasar Mahasiswa Asing di Australia

Tindakan kelompok tersebut langsung menuai kecaman, salah satunya dari Perhimpunan Komunitas Yahudi di Polandia.

"Apa lagi yang harus kami alami agar dapat membuka mata mereka. Pihak berwenang tidak akan menolerir fasisme dan Nazi di Polandia," tulis Leslaw Piszewski, presiden Perhimpunan Komunitas Yahudi Polandia di media sosial Facebook menanggapi siaran tersebut.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menegaskan, negara tidak akan pernah mentolerir setiap penggunaan simbol kelompok totaliter tersebut dan langsung memerintahkan pelarangan kelompok itu.

Polandia memiliki sejarah kelam terkait Nazi setelah dikuasai selama Perang Dunia II. Memunculkan kebencian terhadap Nazi dan juga kelompok neo-Nazi.

Jaksa Agung Zbigniew Ziobro bersumpah akan mengambil tindakan keras terhadap kelompok-kelompok maupun individu yang melanggar hukum dan menampilkan simbol-simbol Nazi.

"Setelah Nazi menyerang Jerman, jutaan orang dibunuh dan wilayah Polandia dikuasai," kata Ziobro.

"Jika ada seseorang yang menghormati Adolf Hitler yang merupakan salah satu penjahat terbesar dalam sejarah, maka dia pantas dihukum dengan seberat-beratnya," kata Ziobro kepada kantor berita PAP.

Baca juga: Neo Nazi Menguat, Jerman Bersiaga Tinggi Pasca Bom di Dresden



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X