Kompas.com - 18/01/2018, 14:49 WIB
Bob Curry saat masih menjadi anggota SAS. Bournemouth News & Picture Service /TelegraphBob Curry saat masih menjadi anggota SAS.
|
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Bob Curry (64), salah seorang anggota pasukan elite SAS yang membebaskan sandera di Kedubes Iran di London pada 1980 kini terancam menjadi tunawisma.

Curry mengatakan, dia berpotensi menjadi gelandangan setelah berpisah dengan istri dan usahanya mengalami kebangkrutan.

Bahkan pada 2015, Curry sudah menjual medali-medali penghargaannya dengan harga 20.000 poundsterling atau sekitar Rp 368 juta untuk melunasi utang-utangnya.

Curry, salah satu anggota pertama SAS yang memasuki gedung kedubes Iran dan membebaskan 19 sandera, mengatakan bahwa dia sudah meminta bantuan kepada Dewan Wilayah Herefordshire.

Baca juga : Kehabisan Peluru, Personel SAS Bunuh Anggota ISIS Pakai Sekop

Dia bahkan sudah mengisi formulir permohonan bantuan rumah dari pemerintah pada November lalu, tetapi hingga kini belum mendapatkan jawaban.

Sejak saat itu, Curry tinggal di kediaman putrinya dan tidur di sofa. Selain itu, dia mendapatkan bantuan untuk membiayai akomodasi sementaranya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria yang juga terlibat dalam Perang Falklands itu menambahkan, dia merasa sudah ditinggalkan negara yang dia bela sepanjang hidupnya.

"Jika hal ini bisa terjadi kepada saya maka bisa menimpa kepada semua veteran. Dan kondisi ini dirasakan banyak veteran di seluruh negeri," tambah Curry.

Sementara perintah Herefordshire menegaskan, masih berupaya mendapatkan tempat tinggal baru bagi sang veteran.

Curry bergabung dengan angkatan darat pada 1968 saat berusia 15 tahun. Dia kemudian menjadi anggota SAS pada 1979 dan bertugas bersama pasukan elite itu selama enam tahun.

Baca juga : Pasukan SAS Diperintahkan Bunuh 200 Anggota ISIS Asal Inggris di Irak



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.