Kompas.com - 10/01/2018, 15:17 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

"Tidak masalah bagi saya melakukannya selama keluarga saya bisa masuk 10 detik kemudian, dari pada kami harus menunggu sampai besok," kata Luo.

Adapun keterlambatan suaminya disebabkan dia harus menjemput anak-anaknya dari kota lain.

Karena tindakannya tersebut, Luo tidak hanya dibebastugaskan sebagai wakil kepala sebuah sekolah dasar di Hefei.

Luo juga terancam dipenjara selama 10 hari, dan membayar denda 2.000 yuan China, sekitar Rp 4,1 juta.

Sebab, dia dianggap melanggar Hukum Keselamatan Publik di Kereta Api.

Baca juga : Kereta Hantam Truk di Afrika Selatan, 18 Penumpang Tewas dan 260 Luka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.