Dua Kuburan Massal Korban ISIS Ditemukan di Kota Raqa

Kompas.com - 30/12/2017, 18:58 WIB
Warga dan militer Irak meninjau lokasi yang menjadi kuburan massal tempat 400 korban ISIS di Hawija, Irak. (12/12/2017) Marwan Ibrahim/AFPWarga dan militer Irak meninjau lokasi yang menjadi kuburan massal tempat 400 korban ISIS di Hawija, Irak. (12/12/2017)
|
EditorAgni Vidya Perdana

RAQA, KOMPAS.com - Dua kuburan massal korban kelompok teroris ISIS kembali ditemukan di sebelah barat kota Raqa. Kuburan tersebut berisi jenazah warga sipil dan juga tentara Suriah.

Penemuan kuburan massal itu berdasarkan pada informasi dari masyarakat di sekitar Wawi di sebelah barat kota Raqa yang berbatasan langsung dengan Turki.

Menurut keterangan warga, para korban yang dikuburkan di tempat itu seluruhnya merupakan korban eksekusi.

Namun jumlah pasti jenazah dalam dua kuburan massal itu belum diketahui secara pasti.

"Pekerjaan pembongkaran makan diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari, mengingat ukuran luas kuburan massal tersebut," kata sumber pertahanan sipil Suriah, diberitakan media pemerintah SANA, Jumat (29/12/2017).

Baca juga: Paramiliter Irak Temukan 2 Kuburan Massal Korban ISIS

Masih menjadi pertanyaan kapan para korban tersebut dibunuh selain saat kelompok ISIS menguasai wilayah utara kota Raqa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok ISIS yang memproklamirkan kekhalifahan di wilayah Suriah dan Irak pada 2014 lalu, saat ini sudah kehilangan hampir semua wilayah yang pernah mereka kuasai, termasuk kota Raqa.

Kelompok teroris itu juga disebut bertanggung jawab atas sejumlah tindak kekejaman selama tiga tahun berdiri, termasuk untuk sejumlah kasus pembunuhan massal dan juga aksi hukuman pemenggalan.

Di antaranya untuk kasus eksekusi massal yang korbannya ditemukan dalam satu liang lahat di provinsi timur Deir Ezzor yang ditemukan pada Desember 2014.

Di kuburan massal itu diperkirakan ada lebih dari 230 jenazah korban eksekusi ISIS.

Sebanyak 200 warga sipil lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak juga ditemukan tewas dalam aksi yang dilakukan Juni 2015 di kota Kobane.

Baca juga: Myanmar Selidiki Kuburan Massal di Rakhine



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.