Kompas.com - 27/12/2017, 16:26 WIB
Ruangan tempat pasangan di Jepang mengurung putrinya yang menderita gangguan jiwa selama 15 tahun hingga tewas. Kyodo via SCMPRuangan tempat pasangan di Jepang mengurung putrinya yang menderita gangguan jiwa selama 15 tahun hingga tewas.
|
EditorAgni Vidya Perdana

OSAKA, KOMPAS.com — Kepolisian Osaka menahan sepasang suami istri yang diduga mengurung putrinya selama 15 tahun hingga meninggal.

Pasangan Yasutaka Kakimoto (55) dan Yukari Kakimoto (53) ditahan atas tuduhan memperlakukan anak perempuan mereka secara tak layak hingga tewas.

Airi Kakimoto, putri pasangan tersebut, dilaporkan kedua orangtuanya telah meninggal pada Sabtu (23/12/2017). Polisi yang mendatangi tempat tinggal mereka dikejutkan dengan kondisi korban.

Menurut laporan polisi, dilansir dari SCMP, korban yang berusia 33 tahun ditemukan dalam kondisi mengalami malnutrisi parah dan hipotermia.

Baca juga: Sebuah Rumah Bordil di Jepang Terbakar, 4 Tewas

Tinggi tubuhnya hanya 145 sentimeter dengan berat badan hanya 19 kilogram. Polisi pun langsung mencurigai kedua orangtua korban.

Kepada polisi, pasangan itu mengaku telah mengurung anaknya dalam ruangan kecil berukuran 3 meter persegi selama sekitar 15 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menurut mereka, anaknya mengalami gangguan mental saat berusia 16 atau 17 tahun yang menyebabkannya kerap mengamuk. Karena itu, orangtuanya memutuskan mengurungnya," kata petugas polisi.

Orang dengan gangguan kejiwaan dan cacat fisik kerap kali mendapat stigma negatif dari masyarakat di Jepang.

Keluarga Kakimoto tinggal di sebuah rumah yang dikelilingi pagar setinggi 2 meter dan dilengkapi 10 kamera pengawas di sekitarnya.

Ruangan tempat mengurung anaknya dibangun di sebelah rumah dengan kamera pengawas, pintu yang hanya bisa dikunci dari luar, toilet, dan tangki air.

"Pasangan ini mengatakan, mereka ingin tinggal bersama anaknya," tambah polisi.

Sebelum akhirnya melapor kepada polisi, pasangan itu mengaku menemukan putrinya telah tewas selama lima hari.

Pasangan suami istri itu ditahan dengan tuduhan awal membuang jenazah secara ilegal dan dimungkinkan bertambah.

Baca juga: Sengaja Jatuhkan Penumpang 2 Kali, Sopir Bus di Jepang Dipecat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.