Sekutu AS di Arab Ini Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Kompas.com - 06/10/2017, 18:37 WIB
Raja Salman dari Arab Saudi dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pertemuan di Kremlin, Kamis (5/10/2017) AFPRaja Salman dari Arab Saudi dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pertemuan di Kremlin, Kamis (5/10/2017)
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com - Arab Saudi, sekutu Amerika Serikat (AS) di Dunia Arab,  menandatangani sebuah kesepakatan awal untuk membeli sistem pertahanan udara atau rudal S-400, dan bakal menerima bantuan "teknologi paling mutakhir" dari Rusia.

Keterangan itu disampaikan perusahaan industri militer Arab Saudi terkait dengan kunjungan Raja Salman ke Moskwa, ibu kota Rusia, seperti dilaporkan AFP, Jumat (6/10/2017).

Kesepakatan kerja sama itu diumumkan saat Raja Salman bin Abdulaziz dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan di Kremlin, Kamis (5/10/2017).

Salman melakukan lawatan resmi pertama sebagai seorang raja Arab Saudi ke Rusia.

Baca: Batalyon S-400 Rusia Mulai Beroperasi di Kaliningrad

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Arab Saudi siap untuk membeli sistem pertahanan udara S-400, sistem peluru kendali anti-tank dan beberapa peluncur roket.

Kesepakatan ini "diharapkan dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan pengembangan militer serta industri militer di Arab Saudi," kata Saudi Arabian Military Industries (SAMI), perusahaan industri militer negara kerajaan tersebut.

"Nota kesepahaman (MoU) mencakup transfer teknologi untuk produksi lokal," dari sistem peluru kendali anti-tank Kornet, beberapa peluncur roket canggih, dan peluncur granat otomatis.

Sistem pertahanan udara S-400 milik Rusia dalam sebuah pawai di Moskwa.AFP Sistem pertahanan udara S-400 milik Rusia dalam sebuah pawai di Moskwa.
"Selain itu, para pihak akan bekerja sama dalam menetapkan rencana melokalkan perakitan dan perawatan bagian-bagian dari sistem pertahanan udara S-400," kata SAMI.

Kedua negara juga menyepakati produksi senapan otomatis Kalashnikov dan amunisinya di Arab Saudi, serta program pendidikan dan pelatihan untuk warga lokal.

Baca: Rusia Tempatkan S-400 di Timur Jauh

"Kesepakatan ini diharapkan memiliki kontribusi ekonomi yang nyata dan menciptakan ratusan lapangan kerja secara langsung," kata perusahaan itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X