Rusia Tempatkan S-400 di Timur Jauh

Kompas.com - 31/03/2012, 13:13 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia akan menempatkan sistem pertahanan antiserangan udara terbaru, S-400 Triumf, di kawasan Rusia Timur Jauh, dekat dengan "titik-titik panas" di Asia Timur. Penempatan sistem rudal tersebut akan dilakukan sebelum akhir tahun ini.

"Kami menerima sistem S-400 Triumf yang baru tahun ini sebagai bagian dari program modernisasi," tutur Komandan Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Rusia Timur Jauh Kolonel Sergei Dronov, Jumat (30/3/2012).

Pertahanan udara di kawasan tersebut selama ini masih mengandalkan versi modifikasi dari sistem S-300 peninggalan era Uni Soviet.

Dronov tidak menyebutkan berapa jumlah S-400 yang akan ditempatkan di Timur Jauh. Namun, pertengahan Maret lalu Kepala Staf AU Rusia Mayor Jenderal Viktor Bondarev mengatakan, sedikitnya satu batalyon S-400 sedang disiapkan di kawasan Nakhodka, yang terletak di sisi utara Laut Jepang.

Angkatan bersenjata Rusia saat ini memiliki tiga resimen aktif S-400, dua ditempatkan di dekat Moskwa, dan satu lagi di kawasan Baltik, Eropa. Sistem S-400 dilengkapi rudal jarak menengah sampai jarak jauh untuk mencegat segala bentuk ancaman udara, mulai dari pesawat, pesawat tak berawak, rudal jelajah, maupun rudal balistik, dengan jarak tembak hingga 400 kilometer dan ketinggian 30 kilometer.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Internasional
Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X