Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/09/2017, 18:14 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

 

BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman, Angela Merkel, sepakat untuk menjatuhkan sanksi yang lebih berat kepada rezim Kim Jong Un di Korea Utara (Korut).

Kesepakatan dicapai ketika Merkel berbicara dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In pada Senin (4/9/2017) seperti dilaporkan Politico, Selasa (5/9/2017). 

"Yang paling penting adalah harus adanya koordinasi yang jelas antara sekutu menghadapi isu ini,” demikian bunyi pernyataan Merkel melalui juru bicaranya.

“Tujuan utama adalah tetap untuk menghindari terjadinya konflik militer dan mencari solusi damai sebisa mungkin."

Merkel juga sepakat agar dunia internasional segera mengambil tindakan secepat mungkin untuk menjatuhkan sanksi yang lebih berat terhadap Pyongyang.

Baca: PBB Jatuhkan "Sanksi Paling Keras Sepanjang Satu Generasi untuk Korut

Kanselir yang sedang bertarung untuk periode keempat kekuasaannya, juga menekankan akan pentingnya peran Amerika Serikat (AS) dalam mengatasi konflik ini.

“Kita memerlukan AS sebagai kekuatan perdamaian,” ujar Duta Besar AS di Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB) Nikki Haley di Washington DC,

Dia akan memberikan sebuah keputusan tentang sanksi baru untuk dinegosiasikan dalam beberapa hari mendatang, dan dilakukan pemungutan suara pada Senin pekan depan.

"Hanya sanksi terkeras yang akan memungkinkan kita menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi,"ucap Haley.

Baca: DPR AS Sepakat Jatuhkan Sanksi Berat untuk Rusia, Iran, dan Korut

Korut kembali memicu ketegangan global setelah meledakkan apa yang digambarkannya sebagai bom hidrogen. Bom itu dirancang untuk disematkan pada peluru kendali jarak jauh.

Ledakan di bawah tanah itu disebut memiliki hasil antara 50-100 kiloton, atau lima kali lebih kuat daripada bom yang diledakkan di Hiroshima.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.