Habiskan Rp 414 Juta untuk Rias Wajah, Presiden Macron Dihujani Kritik

Kompas.com - 26/08/2017, 10:24 WIB
Presiden Perancis, Emmanuel Macron AFPPresiden Perancis, Emmanuel Macron
|
EditorPascal S Bin Saju

PARIS, KOMPAS.com - Baru menjabat tiga bulan, Presiden Perancis, Emmanuel Macron, dihujani kritik setelah laporan majalah Le Point yang menyebutkan dia telah menghabiskan 26.000 euro atau sekitar Rp 414 juta  untuk biaya rias wajah(make up)-nya sejak menjabat.

Tentu saja laporan ini mencengangkan publik Perancis karena biaya rias wajah - kegiatan mengubah penampilan dari bentuk asli dengan bantuan bahan dan alat kosmetik - itu ditanggung oleh warga Perancis pembayar pajak.

Ditambah lagi, pendapatan warga Perancis hanya mencapai 25.000 euro atau sekitar Rp 397 juta per tahun. 

Seperti dikutip The Washington Post , Sabtu (26/8/2017), majalah Perancis itu merinci bahwa biaya selangit itu dibayarkan ke penata rias bernama Natacha M.

Baca: Dilantik, Emmanuel Macron Resmi Jadi Presiden Perancis

Natacha ditugaskan untuk mempersiapkan penampilan presiden termuda Perancis itu setiap kali akan menggelar konferensi pers, tampil di publik atau melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

Jurubicara Istana Elysee buru-buru menyatakan bahwa biaya rias wajah akan segera dikurangi setelah angka yang menjadi bahan kritikan pedas itu bocor ke publik.

Istana Elysee juga menekankan biaya ini sudah jauh lebih rendah dari yang dihabiskan pendahulu Macron. Berita ini langsung menjadi bahan kritikan lawan politik Macron.

“Ketika rakyat Prancis masih kesulitan, presidennya menghabiskan 23 kali upah gaji minimum untuk wajahnya” kecam Florian Philipot, politisi dari partai Front National yang berhaluan kanan jauh.

Baca: Lima Hal tentang Emmanuel Macron, Presiden Baru Perancis

Macron juga langsung dibandingkan dengan pendahulu dan mentor politiknya mantan presiden Francois Hollande yang dilaporkan tahun lalu membayar sekitar 9.000 Euro (sekitar Rp 143 juta) setiap bulannya untuk biaya mencukur rambutnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X