Seekor Badak Hanyut sampai India Dipulangkan ke Nepal

Kompas.com - 19/08/2017, 15:28 WIB
Para dokter hewan dan tim taman nasional berusaha memindahkan seekor badak bercula satu dari Taman Nasional Chitwan, 250 kilometer dari Kathmandu ke lokasi barunya. PRAKASH MATHEMA / AFP Para dokter hewan dan tim taman nasional berusaha memindahkan seekor badak bercula satu dari Taman Nasional Chitwan, 250 kilometer dari Kathmandu ke lokasi barunya.
EditorLaksono Hari Wiwoho

KOMPAS.com - Seekor badak bercula satu tersapu banjir di Nepal hingga hanyut ke India. Kini hewan tersebut telah diselamatkan dan dipulangkan ke habitatnya di Nepal.

Badak betina muda itu ditemukan di Desa Bagah, India, sekitar 42 kilometer dari Taman Nasional Chitwan Nepal.

Empat badak lain dari taman nasional itu perlu diselamatkan. Adapun seekor lainnya ditemukan tewas setelah banjir besar di wilayah tersebut.

Hujan telah menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah Nepal, Bangladesh, dan bagian dari India dalam beberapa pekan terakhir.

Lembah Chitwan di Nepal, yang merupakan kediaman bagi 600 bada, mengalami dampak buruk akibat banjir.

Pekan lalu, belasan gajah dan rakit dikirimkan untuk menyelamatkan 500 orang yang terjebak di area tersebut.

(Baca Hampir 70 Orang Tewas dan Puluhan Orang Hilang di Nepal dan India)

Sebuah tim yang terdiri dari 40 petugas dari Nepal dikirimkan untuk membawa badak berusia 2,5 tahun dari India untuk dikembalikan ke rumahnya.

"Kami dapat membawa bayi badak kembali dengan dukungan pejabat kehutanan India. Ratusan orang India datang untuk menyaksikan penyelamatan itu," kata Wakil penjaga Nurendra Aryal kepada BBC Nepal.

Badak tersebut ditemukan di ladang tebu di sebuah desa di India. Badak itu diberi obat bius dengan menggunakan anak panah dan dibawa ke sebuah truk.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X