Kompas.com - 14/08/2017, 06:19 WIB
EditorPascal S Bin Saju

KATHMANDU, KOMPAS.com -  Banjir dan tanah longsor telah menewaskan hampir 70 orang atau tepatnya 66 orang di Nepal dan India. Puluhan orang lainnya hilang.

Namun, para pejabat khawatir angka tersebut bisa naik dua kali lipat karena puluhan orang diyakini hilang ditelan lumpur dan terhanyut banjir di sejumlah desa.

Pihak berwenang, Minggu (13/8/2017), membaharui kembali jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal jadi 49 orang. Ketinggian banjir terus meningkat dan ribuan warga mengungsi.

"Sebanyak 17 lainnya hilang. Pekerjaan pencarian dan upaya penyelamatan sedang berlangsung namun tinggi airnya belum turun," kata Shankar Hari Acharya, Kepala Pusat Darurat Nasional Nepal kepada kantor berita Perancis, AFP.

Palang Merah memperkirakan korban tewas lebih tinggi dari 53 orang dengan puluhan lainnya hilang dan terluka, serta ribuan rumah hancur.

Baca: Banjir Landa Nepal, 25 Orang Tewas

Di negara tetangga India, tim penyelamat yang putus asa berusaha mencapai dua bus penumpang yang tersapu tanah longsor ke jurang. Badan jalan putus dan tidak bisa dilalui lagi.

Para korban sedang berhenti untuk istirahat minum teh pada Sabtu (12/8/2017) malam di Himachal Pradesh ketika bebatuan dan tanah dari lereng gunung di dekatnya longsor menyapu mereka.

Tujuhbelas mayat telah ditemukan dari lokasi kejadian di negara bagian Himalaya, kata Sandeep Kadam, seorang pejabat senior di tempat bencana.

Namun, puluhan orang masih hilang di suatu tempat di dasar jurang, dengan tentara dan regu penyelamat berusaha menggali lumpur dan mengeluarkan bebatuan di sana.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.