Wanita Ini Didenda Rp 7 Juta karena Berenang dengan Burkini - Kompas.com

Wanita Ini Didenda Rp 7 Juta karena Berenang dengan Burkini

Kompas.com - 08/08/2017, 19:00 WIB
Seorang ibu dilarang berenang karena memaki burkini dan dia juga didenda Rp 7 juta.DPA/DW Seorang ibu dilarang berenang karena memaki burkini dan dia juga didenda Rp 7 juta.

PARIS, KOMPAS.com - Suasana menyenangkan saat berlibur di Perancis menjadi mimpi buruk ketika seorang ibu tiba-tiba diusir dari kolam renang karena memakai burkini.

Tak hanya diusir, perempuan tersebut harus membayar ganti rugi atau denda untuk biaya pembersihan kolam renang.

Seperti yang dilaporkan Collective Against Islamophobia in France (CCIF), perempuan bernama Fadila tersebut bersama suami dan tiga anaknya berlibur di kota La Ciotat, Marseille.

Pada hari pertama, bersama anak-anaknya, sang ibu yang mengenakan burkini bebas berenang di sebuah kolam renang publik.

Namun, pada hari kedua ketika Fadila memasuki kolam, seorang karyawan segera menyuruh semua orang keluar dari air.

Hari Ini, Mahkamah Agung Perancis Putuskan soal Burkini

Suami Fadila pun diperingatkan agar tidak memperbolehkan istrinya berenang di tempat itu selama sisa liburan mereka.

"Saya tercengang karena tidak ada seorang yang menghentikan saya atau mengatakan apapun sebelumnya. Saya kecewa, terkejut dan terluka karena seseorang bisa bersikap munafik dan jahat hanya karena sebuah burkini," ungkap Fadila seperti diberitakan The Independent.

Tak hanya diusir, Fadila juga dituntut untuk membayar ganti rugi biaya menguras dan membersihkan kolam renang serta denda akibat fasilitas kolam renang tersebut ditutup selama dua hari.

Sang suami menolak membayar ganti rugi karena menemukan kolam tersebut tetap berfungsi keesokan harinya.

Akibat penolakan ini, pemilik penginapan pun menarik uang deposit sebesar 490 euro atau sekitar tujuh juta rupiah dari rekening mereka tanpa memberikan tagihan terlebih dahulu.

CCIF menampik alasan burkini dapat menyebakan masalah kebersihan.

Baca: Pengadilan Perancis Batalkan Aturan yang Melarang Burkini

Baju renang burkini tak ubahnya seperti pakaian renang lainnya yang terbuat dari material sintetis yang elastis, bahan khusus untuk digunakan di dalam air.

Perbedaannya, burkini menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki.

Burkini menjadi topik perdebatan sengit di Perancis sejak musim panas tahun lalu ketika Cannes, kawasan pantai elit di Perancis, melarang penggunaan burkini di pantai yang terbuka untuk umum. Saat itu, sembilan perempuan yang menggunakan burkini dilarang memasuki kawasan pantai.

Tahun 2016, larangan ini pun diikuti sebagian besar kota resor di Perancis.

Belakangan pengadilan administratif tertinggi di Perancis tidak melegalkan larangan ini karena dianggap sebagai bentuk pelanggaran serius atas kebebasan hakiki manusia.


EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Terkini Lainnya

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan

Close Ads X