Pesawat Militer AS Jatuh di Perairan Australia, 3 Orang Masih Hilang

Kompas.com - 06/08/2017, 06:24 WIB
Sebuah pesawat MV-22 Osprey. ShutterstockSebuah pesawat MV-22 Osprey.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BRISBANE, KOMPAS.com - Pesawat MV-22 Osprey milik Angkatan Laut Amerika Serikat jatuh di lepas pantai Negara Bagian Queensland, Australia, Sabtu (5/8/2017).

Dilansir dari abc.net.au, tiga orang dilaporkan masih belum ditemukan, sementara 23 lainnya berhasil diselamatkan.

Pesawat tersebut berada di Queensland dalam rangkat latihan gabungan pasukan AS dan Australia. Latihan yang berlangsung di area pelatihan Shoalwater Bay dekat Rockhampton itu berakhir pada 25 Juli lalu.

(Baca: Pesawat Jatuh di Bukit Kolombia, 8 Orang Tewas)


Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengatakan, tidak ada tentara Australia dalam pesawat nahas tersebut.

Menurut Marise, AS memimpin langsung upaya pencarian dan evakuasi.

"Saya telah memberi tahu Perdana Menteri (Malcolm) Turnbull dan berbicara dengan Sekretaris (Menteri Pertahanan malam ini untuk menawarkan dukungan Australia dengan cara apapun yang dapat membantu.

"Kita bersama kru dan keluarga korban."

Osprey yang diproduksi oleh Boeing Co dan Textron Inc Bell Helicopter tercatat beberapa kali mengalami kecelakaan.

Pada Desember tahun lalu, lima awak pesawat Osprey mengalami kecelakaan setelah mendarat di sungai dangkal di Okinawa. Beruntung, kelimanya berhasil diselamatkan.

(Baca: Pesawat Jatuh Hantam Mal, Seluruh Penumpang Tewas)

Pesawat jenis yang sama juga pernah mengalami pendaratan yang tak mulus saat operasi AS terkait kontra terorisme di Yaman. Saat itu, pesawat tersebut terbang untuk mengevakuasi personel yang terluka. Sebanyak dua tentara cedera dalam peristiwa tersebut.

Menurut keterangan Korps Marinir Amerika Serikat, seperti dilaporkan Reuters, pesawat tersebut terbang dari USS Bonhomme Richard (LHD 6). AS mengerahkan sejumlah pesawat dan kapal dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Korps Marinir AS memastikan bahwa insiden kecelakaan tersebut sedang diselidiki.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X