Kompas.com - 16/06/2017, 12:28 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang balita Rusia yang hilang selama empat hari di dalam hutan yang banyak dihuni beruang ditemukan dalam kondisi hidup.

Dmitry Peskov (4) menghilang pada 10 Juni lalu saat sedang berkemah bersama keluarganya di kawasan Sverdlovsk, Pegunungan Ural.

Baca: Seorang Diri, Balita Ini Bertahan Hidup 3 Hari di Hutan Siberia

Saat itu dia tengah menemani ayahnya memotong kayu dan saat kelelahan Dmitry ingin kembali ke kemah mereka yang berjarak hanya 100 meter.

Ayah balita itu mengizinkan anaknya kembali ke kemah sendirian karena menganggap jaraknya yang dekat tak akan menyulitkan bocah itu.

Ternyata, Dmitry kehilangan arah dan tersesat dalam perjalanannya pulang ke tendanya.

Setelah berusaha mencari dan tak menemukan bocah itu, sang ayah Andrey Peskov dan ibunya, Alfia Peskova melapor kepada polisi.

Pencarian bocah itu melibatkan sekitar 500 orang dan setelah empat hari mencari mereka menemukan Dmitry duduk di dekat kawasan rawa beberapa kilometer dari tenda tempatnya berkemah.

Media setempat melaporkan, saat ditemukan Dmitry tak mau berbicara dan dia selama empat hari hanya makan rumput dan minum air dari rawa.

"Anak ini berbaring diam tanpa tanda kehidupan dan saya sudah kabarkan lewat radio bahwa bocah ini telah tewas," kata Pavel Karpenko salah seorang relawan yang ikut mencari Dmitry.

"Namun, saat dia mendengar suara saya, bocah itu terbangun lalu menggerakkan tangan dan kakinya," tambah Pavel.

Para penyelamat mengatakan mereka menemukan jejak hewan liar yang masih baru tak jauh dari lokasi Dmitry ditemukan. Bahkan satu kelompok pencari sempat bertemu dangan seekor beruang.

Baca: Bocah 5 Tahun Bertahan Hidup 12 Hari di Hutan Siberia bersama Anjingnya

Meski selamat, Dmitry mengalami dehidrasi serta tubuhnya digigiti kutu dan nyamuk. Dia langsung diterbangkan ke rumah sakit dan saat ini kondisinya stabil.

Meski bocah itu ditemukan dalam kondisi selamat, aparat penegak hukum tetap melakukan investigasi untuk memastikan penyebab balita itu bisa dibiarkan sendirian di hutan hingga dia tersesat.

Kepolisian Sverdlovsk akan memanggil 50 orang untuk memberikan keterangan. Mereka adalah kerabat, tetangga, dan para guru taman kanak-kanak tempat Dmitry bersekolah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.