Maskapai Arab Saudi Mulai "Bajak" Kru Qatar Airways

Kompas.com - 12/06/2017, 20:12 WIB
Gambar diambil pada 5 Juni 2017. Terlihat seorang pria sedang melintas di kantor cabang maskapai Qatar Airways di Riyadh, Arab Saudi.  AFP/FAYEZ NURELDINEGambar diambil pada 5 Juni 2017. Terlihat seorang pria sedang melintas di kantor cabang maskapai Qatar Airways di Riyadh, Arab Saudi.
EditorGlori K. Wadrianto

RIYADH, KOMPAS.com - Sebuah maskapai penerbangan Arab Saudi, Senin (12/6/2017), mengunggah pesan lowongan kerja di akun Twitter mereka, khusus bagi para pilot dan staf Qatar Airways.

Maskapai Flynas menulis, "kami menyambut baik karyawan Saudi yang bekerja di Qatar Airways untuk Airbus A320, dan mengundang siapa saja yang memiliki keinginan untuk bergabung dengan Flynas." 

Dalam pengumuman di akun Flynas juga disebutkan bahwa mereka tak hanya mencari kru udara, tapi juga staf pemasaran, keamanan, perawatan, dan personel lainnya.

Dalam krisis diplomatik terbesar di kawasan Teluk ini, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan sejumlah negara lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pekan lalu.

Seluruh negara tersebut menuduh Qatar mendukung kelompok teroris dan hal itu membahayakan keamanan kawasan.

Bantahan pihak Qatar atas tuduhan tersebut tak juga mengatasi krisis diplomatik di sana.

Di antara tindakan penghukuman yang dilakukan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya, salah satunya adalah larangan penerbangan Qatar Airways, dan penggunaan wilayah udara.

Analis mengatakan posisi Qatar Airways sebagai maskapai lintas benua utama kini terancam. 

Baca: Krisis Qatar: Iran Mulai Kirim Bantuan Pangan ke Doha



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X