Kompas.com - 23/05/2017, 14:48 WIB
Seorang warga terlihat berjalan di dekat Stasiun Victoria di Manchester, Inggris, Selasa (23/5/2017). 21 orang tewas dan 59 lainnya terluka saat terjadi ledakan di arena konser penyanyi Amerika Serikat Ariana Grande, Senin malam.  AFP PHOTOSeorang warga terlihat berjalan di dekat Stasiun Victoria di Manchester, Inggris, Selasa (23/5/2017). 21 orang tewas dan 59 lainnya terluka saat terjadi ledakan di arena konser penyanyi Amerika Serikat Ariana Grande, Senin malam.
EditorGlori K. Wadrianto

MANCHESTER, KOMPAS.com - Jarum jam menunjukkan pukul 22.30, ketika tiba-tiba terdengar ledakan di Manchester Arena, di mana berlangsung konser penyanyi kenamaan Amerika Serikat, Ariana Grande.

Ledakan itu langsung menimbulkan kepanikan luar biasa. Orang-orang berlarian menyelamatkan diri.

Berselang beberapa jam dari peristiwa yang merenggut 22 nyawa dan melukai 59 orang lainnya, Ariana Grande pun menyampaikan ungkapan duka cita melalui akun Twitter-nya.

"Dari lubuk hatiku, aku sangat berduka, aku tidak punya kata-kata lain," tulis Grande.

Baca: Ariana Grande: Saya Sangat Berduka

Selanjutnya, suara sirene dari mobil polisi dan ambulan yang terdengar bersahut-sahutan di lokasi ledakan.

Associated Press menyebutkan, setidaknya ada 60-an ambulan yang langsung meluncur ke lokasi yang berada di utara Inggris tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih dari 400 petugas dikerahkan setelah ledakan tersebut.

Dalam situs resminya, pihak Manchester Arena mengatakan, ledakan itu terjadi di luar areal pertunjukkan.

Beberapa saksi mata mengatakan ledakan terjadi sesaat setelah konser berakhir.

"Sebuah ledakan besar seperti bom meledak yang sangat membuat orang panik dan kami semua berusaha melarikan diri dari arena," kata Majid Khan (22).

"Itu adalah satu ledakan dan semua orang dari sisi lain arena tiba-tiba berlari menghampiri kami saat mereka mencoba keluar," sambung dia.

Pencarian

Peristiwa tersebut lalu memicu upaya pencarian dari orang-orang yang merasa kehilangan saudara atau pun kerabatnya.

Terlihat, para orangtua yang panik mencoba menemukan anak remaja mereka yang entah terpisah di mana. 

Belum lagi sekelompok orang yang menyebar berusaha mencari satu sama lain. Tiba-tiba, malam itu menjadi terasa amat panjang. 

Layanan angkutan umum dinonaktifkan setelah serangan tersebut. Akibatnya, banyak warga yang terlunta-lunta di tengah malam, tak tahu cara untuk kembali ke rumah.

Namun siapa menyangka? Layanan taksi pun memberikan bantuan cuma-cuma untuk mengantar orang-orang yang kesulitan pulang.

Belum lagi, warga di sekitar tempat ledakan membukakan pintu rumah mereka untuk dijadikan tempat menginap bagi warga lainnya.

Lini masa di jejaring media sosial Twitter dan Facebook pun dipenuhi dengan permohonan informasi tentang orang-orang yang belum dikatahui keberadaannya.

Potret solidaritas dan kemanusiaan terekam jelas dalam aksi warga yang saling membantu dan memberikan dukungan di sana.

Baca: Polisi: Pelaku Serangan di Manchester Beraksi Seorang Diri

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.