AS Jual Rudal Supercanggih ke Saudi, Termasuk Hulu Ledak Penetrator

Kompas.com - 05/05/2017, 15:43 WIB
Hulu ledak rudal balistik (Foto: Ilustrasi) The Cold War Museum Hulu ledak rudal balistik (Foto: Ilustrasi)
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, Kamis (4/5/2017) waktu setempat, menyatakan bahwa Amerika Serikat segera menjual rudel supercanggih ke negaranya.

Jubeir mengatkan, pemerintah Presiden AS, Donald Trump, telah mengambil langkah untuk proses notifikasi Kongres dalam rangka penjualan rudal balistik presesi tinggi buatan Raytheon Co kepada Arab Saudi, sekutu dekat AS.

Harga rudal tersebut dijual dengan harga diperkirakan lebih dari satu miliar dollar atau sekitar Rp 13,3 triliun, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Baca: Rusia Siap Bangun 16 Reaktor Nuklir di Arab Saudi


Penjualan rudal itu tentu saja memicu kontroversi yang luas tidak saja di AS, tetapi juga di Arab Saudi dan bahkan Yaman, negara di mana Arab Saudi memimpin koalisi untuk memerangi kelompok pemberontak Houthi.

Sejak koalisi Arab terlibat dalam perang saudara di Yaman, telah jatuh korban warga sipil yang banyak akibat terkena rudal atau peluru kendali.

Sistem senjata supercanggih AS itu sudah termasuk hulu ledak Penetrator dan pemandu ketepatan tembak peluru kendali Paveway.

Baca: Benarkah Pakistan Kirim Hulu Ledak Nuklir ke Arab Saudi?

Sementara itu  Jubeir juga mengatakan, Trump akan melawat Arab Saudi bulan ini untuk memperkuat kerja sama antara AS dan negara-negara Muslim dalam memerangi ekstremisme.

"Pesan sangat jelas kepada dunia bahwa AS dan negara-negara Arab bisa menjalin kemitraan," kata Jubeir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X