Inggris Pun Larang Bawa Gawai Elektronik di Kabin Pesawat

Kompas.com - 22/03/2017, 20:28 WIB
Bandara Internasional Kairo, Mesir, merupakan salah satu dari beberapa bandara di Timur Tengah yang terkena dampak larangan memuat elektronik tertentu oleh AS dan Inggris. David Degner/Getty ImagesBandara Internasional Kairo, Mesir, merupakan salah satu dari beberapa bandara di Timur Tengah yang terkena dampak larangan memuat elektronik tertentu oleh AS dan Inggris.
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com – Inggris menyusul Amerika Serikat (AS) dalam hal pembatasan gawai elektronik tertentu di kabin pesawat dari dan ke beberapa negara Muslim di Timur Tengah dan Afrika Utara terkait kemungkinan serangan teror.

Inggris, seperti beritakan Agence France-Presse pada Rabu (22/3/2017), telah memberlakukan pembatasan gawai elektronik seperti laptop dan tablet di kabin pesawat dari beberapa negara Muslim untuk menyikapi ancaman keamanan yang tidak disebutkan.

Larangan itu berlaku untuk penerbangan dari dan ke negara-negara seperti Mesir, Jordania, Lebanon, Saudi Arabia, Tunisia, dan Turki.

Seorang juru biara Downing Street, Rabu ini, mengatakan, larangan tersebut akan diberlakukan “dalam beberapa hari mendatang".


Pemerintah Inggris mengatakan kepada kantor berita Press Association, Rabu (22/3/2017) ini, bahwa mereka segera memberitahu 14 penerbangan yang terkena dampak dari aturan terbaru tersebut.

"Kami bekerja sama dengan perusahaan penerbangan," kata juru bicara Downing Street.

Ia juga menambahkan, "penumpang harus menghubungi maskapai penerbangan mereka untuk mencari tahu apakah aturan itu akan diberlakukan untuk mereka."

Enam maskapai Inggris, yakni British Airways, EasyJet, Jet2, Monarch, Thomas Cook, and Thomson, dan delapan maskapai asing yang terkena pembatasan tersebut.

Sebelumnya, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga mengatakan, penumpang dari sejumlah bandar udara tertentu tidak bisa membawa perangkat elektronik lebih besar daripada telepon genggam.

Gawai elektronik tersebut antara lain tablet, pemutar DVD jinjing, komputer jinjing, dan kamera ke kabin pesawat. Sebaliknya, barang tersebut harus berada di bagasi.

Meskipun kelompok kebebasan warga mengangkat kekhawatiran bahwa Presiden AS, Donald Trump, berupaya menerapkan pembatasan lain pada perjalanan setelah pelarangan perjalanan dari negara berpenduduk sebagian besar Muslim ditentang di pengadilan, Inggris mengambil langkah serupa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X