Polisi Jerman Tangkap Pria Berkapak yang Lukai 7 Orang

Kompas.com - 10/03/2017, 10:26 WIB
Sejumlah petugas kepolisian Jerman masih berada di stasiun Dusseldorf setelah pria berkapak menyerang para calon penumpang. PATRIK STOLLARZ / AFP Sejumlah petugas kepolisian Jerman masih berada di stasiun Dusseldorf setelah pria berkapak menyerang para calon penumpang.
EditorErvan Hardoko

DUSSELDORF, KOMPAS.com - Kepolisian Jerman akhirnya menangkap seorang pria berkapak yang menyerang dan melukai tujuh orang di stasiun Dusseldorf, Kamis (9/3/2017).

Pria 36 tahun yang berasal dari bekas Yugoslavia itu diduga kuat mengalami gangguan mental dan menderita luka serius akibat melompat dari jembatan saat berusaha kabur.

"Dari tujuh orang yang diserang, tiga di antaranya terluka serius dan sisanya luka ringan," ujar kepolisian.

Sementara itu, kantor berita DPA mengabarkan, akibat lukanya yang cukup serius akibat melompat dari jembatan, tersangka penyerang belum dapat diperiksa.

Sehingga, masih menurut DPA, alasan serangan kapak itu belum dapat dipastikan.

Pasca-serangan itu, personel polisi dalam jumlah besar dikerahkan ke stasiun kereta api Dusseldorf.

"Saat ini pelayanan di stasiun Dusseldorf dihentikan. Kami belum mengetahui kapan layanan itu bisa beroperasi kembali," demikian kepolisian regional lewat Twitter.

Penutupan stasiun dilakukan karena polisi awalnya menduga serangan itu dilakukan beberapa orang.

Setelah yakin pelaku hanya satu orang maka pelayanan stasiun kereta api dibuka kembali menjelang Kamis tengah malam.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X