Kompas.com - 06/02/2017, 21:28 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Polisi India menahan dua orang pemuka agama karena menikahkan anak-anak mereka yang masih di bawah umur dalam sebuah upacara rahasia yang diyakini akan membawa kesejahteraan bagi keluarga.

Tiga orang lainnya, termasuk ibu dari anak-anak yang menikah itu, juga ditahan ketika polisi menggerebek sebuah ritual pernikahan di kota Hyderabad.

Polisi yang bergerak setelah mendapatkan informasi masyarakat, menemukan puluhan orang hadir dalam acara rahasia yang menikahkan pasangan berusia 15 dan 13 tahun.

"Kami menerima informasi soal pernikahan ini dan dalam penggerebekan kami menyelamatkan anak-anak itu dan menahan lima orang," kata inspektur polisi Narender Goud.

Orangtua anak-anak itu mengatakan, pernikahan semacam ini sudah menjadi tradisi mereka karena yakin prosesi ini akan memberikan kesejahteraan bagi keluarga.

Pemerintah India sebenarnya melarang pernikahan anak-anak di bawah umur, tetapi praktik itu terus terjadi terutama di kawasan pedesaan dan miskin.

Hampir separuh perempuan India yang kini berusia 20-24 tahun menikah antara 2005-2013, artinya sebelum usia 18 tahun yang dijadikan batas minimun pernikahan yang legal.

Banyak orangtua di India yang menikahkan anak-anaknya dengan harapan kehidupan mereka akan lebih baik sekaligus menghindari seks pra-nikah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.