Kompas.com - 06/02/2017, 21:28 WIB
Ilustrasi pesta pernikahan India. wikipediaIlustrasi pesta pernikahan India.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Polisi India menahan dua orang pemuka agama karena menikahkan anak-anak mereka yang masih di bawah umur dalam sebuah upacara rahasia yang diyakini akan membawa kesejahteraan bagi keluarga.

Tiga orang lainnya, termasuk ibu dari anak-anak yang menikah itu, juga ditahan ketika polisi menggerebek sebuah ritual pernikahan di kota Hyderabad.

Polisi yang bergerak setelah mendapatkan informasi masyarakat, menemukan puluhan orang hadir dalam acara rahasia yang menikahkan pasangan berusia 15 dan 13 tahun.

"Kami menerima informasi soal pernikahan ini dan dalam penggerebekan kami menyelamatkan anak-anak itu dan menahan lima orang," kata inspektur polisi Narender Goud.

Orangtua anak-anak itu mengatakan, pernikahan semacam ini sudah menjadi tradisi mereka karena yakin prosesi ini akan memberikan kesejahteraan bagi keluarga.

Pemerintah India sebenarnya melarang pernikahan anak-anak di bawah umur, tetapi praktik itu terus terjadi terutama di kawasan pedesaan dan miskin.

Hampir separuh perempuan India yang kini berusia 20-24 tahun menikah antara 2005-2013, artinya sebelum usia 18 tahun yang dijadikan batas minimun pernikahan yang legal.

Banyak orangtua di India yang menikahkan anak-anaknya dengan harapan kehidupan mereka akan lebih baik sekaligus menghindari seks pra-nikah.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X