Kompas.com - 23/12/2016, 18:08 WIB
Pesawat terbang. BBCPesawat terbang.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sejumlah maskapai penerbangan di India akan dijatuhi denda 50.000 rupee atau sekitar Rp10 juta jika pesawat-pesawat mereka terbukti membuang kotoran manusia dari udara.

Keputusan pengadilan itu menanggapi sebuah gugatan yang menuding, pesawat-pesawat terbang komersial membuang kotoran toilet mereka di atas kawasan permukiman di dekat bandara New Delhi.

Kotoran di toilet pesawat terbang disimpan dalam tangki khusus, biasanya dibuang saat pesawat mendarat.

Namun otoritas penerbangan internasional mengakui bahwa kebocoran toilet bisa terjadi saat pesawat mengudara.

Pengadilan memerintahkan otoritas penerbangan untuk memastikan tak ada pesawat terbang yang membuang kotoran di mana pun saat berada di udara.

Mahkamah Hijau Nasional, sebuah pengadilan lingkungan, juga memerintahkan otoritas penerbangan untuk memastikan pesawat-pesawat yang baru mendarat bisa sewaktu-waktu diperiksa untuk melihat apakah tangki toilet mereka kosong."Demikian The Press Trust of India .

"Jika ada maskapai yang melanggar, dan tanki mereka ditemukan kosong saat mendarat, mereka harus membayar denda lingkungan sebesar 50.000 rupee," kata pengadilan.

Perintah ini dikeluarkan menyusul gugatan seorang pensiunan perwira yang menuding maskapai penerbangan membuang tinja di atas kawasan permukimannya.

Ia mengatakan, 'dinding dan lantai' teras rumahnya penuh dengan percikan tinja yang dibuang saat terbang di sekitar bandara."

Namun, belum jelas apakah temuan itu bisa menyimpulkan cipratan tinja itu memang berasal dari pesawat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.