Kompas.com - 06/12/2016, 16:57 WIB
Warga Iran berkumpul dalam aksi unjuk rasa menentang eksekusi mati terhadap ulama Syiah, Sheikh Nimr al-Nimr, oleh pemerintah Arab Saudi, di Imam Hossein Square di ibu kota Teheran, Minggu (4/1/2016). AFP PHOTO / ATTA KENARE / AFP / ATTA KENAREWarga Iran berkumpul dalam aksi unjuk rasa menentang eksekusi mati terhadap ulama Syiah, Sheikh Nimr al-Nimr, oleh pemerintah Arab Saudi, di Imam Hossein Square di ibu kota Teheran, Minggu (4/1/2016).
EditorPascal S Bin Saju

DUBAI, KOMPAS.com — Sebuah pengadilan Arab Saudi, Selasa (6/12/2016), menjatuhkan hukuman mati kepada 15 orang karena terbukti menjadi mata-mata Iran.

Televisi milik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, al-Arabiya, melaporkan, 15 terpidana mati itu merupakan bagian dari 32 orang yang ditangkap pada 2013.

Dari 32 orang itu, 30 orang di antaranya adalah anggota sekte minoritas di Arab Saudi, seorang warga Iran, dan seorang lagi warga Afganistan.

Mereka ditangkap tiga tahun silam atas dugaan melakukan kegiatan mata-mata untuk kepentingan Pemerintah Iran dan mulai diajukan ke pengadilan sejak Februari 2016.

Belum ada penjelasan detail tentang 17 tersangka lainnya.

Sebulan sebelum sidang pengadilan Februari itu, Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama Syiah, Sheikh Nimr al-Nimr, karena terlibat dalam pembunuhan seorang polisi.

Langkah Arab Saudi itu memicu reaksi keras warga Iran di Teheran. Mereka menyerang Kedubes Arab Saudi di ibu kota Iran itu sehingga hubungan diplomatis keduanya putus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.