Kompas.com - 26/10/2016, 16:37 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Pejabat pemerintah Ethiopia dan Somalia tidak memberikan komentar terkait perkembangan terbaru di Somalia selatan yang berbatasan dengan Ethiopia itu.

Pasukan sayap Al Qaeda itu, yang menguasai sebagian besar Somalia, ingin menggulingkan pemerintahan yang didukung Barat dan UA di Mogadishu.

Al Shabaab juga ingin mengusir pasukan penjaga perdamaian UA yang merupakan gabungan dari pasukan negara tetangga seperti Kenya, Djibouti, Uganda, Ethiopia, dan negara Afrika lainnya.

Kelompok Al Shabaab tampak semakin menunjukkan kemampuan mereka. Setidaknya dalam sepekan terakhir mereka menyerang pangkalan militer dengan truk berisi bom.

Militan Al Shabaab juga menembak mati seorang petugas intelijen dan membunuh 12 orang lainnya di kota yang berbatasan dengan Kenya pada Selasa (25/10/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.