Hakim Kenya "Menerima" Pemeriksaan Dubur Kaum Homoseksual

Kompas.com - 17/06/2016, 08:17 WIB
EditorPascal S Bin Saju

NAIROBI, KOMPAS.com — Pengadilan Tinggi Kenya menolak gugatan yang menentang keabsahan pemeriksaan dubur sebagai bukti dalam kasus homoseksual.

Dua pria Kenya telah mengaku dipaksa polisi untuk menjalani pemeriksaan dubur demi memastikan mereka pernah melakukan hubungan seksual sesama jenis.

Mereka juga mengaku dipaksa menjalani tes untuk HIV dan hepatitis setelah penangkapan mereka pada Februari 2015 atas tuduhan aktivitas homoseksual.

Kedua pria itu mengajukan gugatan agar pemeriksaan oleh polisi itu dinyatakan melanggar konstitusi.

Namun, Hakim Mathew Emukule di kota pesisir Mombasa berpendapat, ada landasan dalam hukum Kenya untuk hal tersebut.

Homoseksual merupakan tindak pidana di Kenya dengan ancaman hukuman penjara sampai 14 tahun.

Pengacara penggugat, yang mengaku mendapat perlakuan diskriminatif, mengukuhkan akan mengajukan banding.

Sebuah penyelidikan oleh lembaga pegiat Human Rigths Watch (HRW) menemukan, kaum lesbian, gay, biseksual, dan transjender (LGBT) di Kenya menghadapi "kekhawatiran akan keselamatan mereka setiap hari".

HRW menambahkan, dalam banyak kasus, polisi memang melindungi LGBT, tetapi menuduh bahwa banyak pelaku kekerasan tidak ditangkap.

Dalam sebuah pernyataan, HRW menyerukan pemberlakuan larangan terhadap tes seperti yang dilakukan polisi Kenya. Larangan itu berlaku untuk seluruh dunia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.