Komandan Militer AS Lakukan Perjalanan Rahasia ke Suriah Utara

Kompas.com - 22/05/2016, 12:20 WIB
Komandan Angkatan Perang AS di Timur Tengah Joseph Votel AP PHOTO Komandan Angkatan Perang AS di Timur Tengah Joseph Votel
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com — Komandan Angkatan Perang baru Amerika Serikat untuk wilayah Timur Tengah, Jenderal Joseph Votel, melakukan perjalanan rahasia ke Suriah, Sabtu (21/5/2016).

Votel mengaku memiliki kewajiban moral untuk melihat langsung zona perang dan memeriksa pasukannya.

Selain itu, dia pun ingin melakukan penilaian sendiri atas kemajuan penanganan pemberontak Arab dan Kurdi serta upaya mengusir kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

"Saya mempunyai tanggung jawab untuk misi ini, dan saya pun bertanggung jawab terhadap mereka yang ditempatkan di sini," kata Joseph Votel, seperti dikutip Associated Press, Minggu (22/5/2016).


Votel baru menduduki jabatan barunya sejak tujuh minggu terakhir. Dengan tugasnya ini, dia menjadi perwira tertinggi AS yang masuk ke Suriah sejak mereka mengampanyekan perlawanan terhadap ISIS tahun 2014 silam.

"Kami tidak punya sesuatu yang harus disembunyikan. Saya tak mau orang-orang di luar sana menerka-nerka apa yang kami lakukan di sini. Warga AS harus mendapat haknya untuk melihat apa yang kami lakukan," kata dia.

Votel terbang ke wilayah utara Suriah dari Irak, di mana dia dianugerahi jabatan komandan perang AS di Timur Tengah.

Di Suriah, Votel bertemu dengan penasihat militer AS yang bekerja dengan para pejuang Arab dan Suriah, dan berkonsultasi dengan pimpinan pasukan pro demokrasi Suriah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X