Kompas.com - 21/05/2016, 13:31 WIB
EditorErvan Hardoko

GROZNY, KOMPAS.com - Pria ini memiliki hampir dua juta followers akun Insatgramnya, memimpin ribuan tentara yang loyal dan dituding melakukan pembunuhan, penculikan serta pelanggaran HAM lainnya.

Itulah sosok Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya yang dikenal memerintah dengan tangan besi dan menggemari gaya hidup mewah.

Namun, ada satu hal penting dalam kehidupan Kadyrov yang paling dia cintai yaitu kucing peliharaannya. Nah, kucing itu kini hilang dan situasi tersebut membuat pemimpin Chechnya itu galau.

Kucing jenis Toyger, yang memiliki corak oranye mirip harimau dengan garis-garis hitam itu, sudah hilang selama dua pekan dari kediaman Kadyrov.

Dan, mantan pemimpin pemberontak Chechnya itu mengatakan, semakin hari semakin mengkhawatirkan nasib kucingnya itu.

"Kami benar-benar kehilangan kucing itu. Dia mirip seekor anak harimau. Para tamu selalu mengatakan, kucing itu benar-benar mirip seekor harimau," kata Kadyrov lewat akun Instagramnya awal pekan ini, 10 hari setelah kucingnya hilang.

"Kami menyangka dia akan muncul kembali karena kucing itu sangat dekat dengan anak-anak dan selalu bermain dengan mereka di halaman. Kami kini benar-benar khawatir," tambah Kadyrov sambil memamerkan foto dirinya tengah menimang kucing tersebut.

Kadyrov melanjutkan, mungkin kucing itu ditemukan seseorang tetapi tidak tahu cara mengembalikan hewan tersebut ke pemiliknya.

"Saya yakin tak ada orang yang membutuhkan kucing peliharaan orang lain. Jadi, kami akan sangat berterima kasih untuk semua informasi tentang kucing kami ini," ujar Kadyrov.

Postingan Kadyrov di Instagram itu sudah menghasilkan 30.000 like dan 600 komentar. Namun, belum diperoleh kabar soal nasib kucing tersebut.

Kadyrov tidak meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi tetapi para stafnya yang akan merespon setiap informasi terkait kucing tersebut.

Kucing toyger merupakan hasil persilangan selektif antara kucing rumah sehingga menghasilkan seekor "harimau" kecil, jinak dan cocok dijadikan hewan peliharaan.

Jenis kucing ini mulai dikembangkan AS pada awal 1990-an dan pertama kali muncul di Rusia  pada 2008. Harian Komsomolskaya Pravda memperkirakan harga kucing itu adalah 60.000 rubel atau sekitar Rp 12 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.