Kompas.com - 07/04/2016, 18:21 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

DHAKA, KOMPAS.com – Malang benar nasib warga miskin pedesaan Banglades. Selama dua dekade ini, 20 juta warga miskin negara itu mengonsumsi air yang tercemar arsenik.

Persoalan ini menjadi bukti buruknya tata kelola air oleh pemerintah. Kelompok pegiat hak asasi manusia, Human Rights Watch (HRM), mengungkapkan hal itu pada Rabu (6/4/2016).

Dhaka belum memberikan komentar terkait laporan terbaru HRW.

Kondisi air yang tercemar arsenik itu menyebabkan rupa-rupa penyakit sehingga sekitar 43.000 warga tewas karenanya. Sebagian besar mereka tinggal di pedesaan.

Arsenik mulai mencemari sumber air warga ketika pemerintah Banglades mengebor jutaan sumur tabung dangkal untuk menyediakan air bersih bagi warga desa pada tahun 1970-an. Tidak disadari kalau tanah mengadung arsenik alami.

"Bangladesh tidak mengambil langkah nyata untuk membersihkan arsenik dari pasokan air minum jutaan orang miskin di pedesaan," kata peneliti HRW, Richard Pearshouse.

"Tata kelola (air) yang buruk menjadi alasan tragedi besar ini tetap meluas," ujarnya.
Banglades sejatinya telah membangun sejumlah sumur tabung dalam sebagai sumber air bersih dari bawah tanah yang tercemar arsenik.

Menurut laporan HRW, tidak ada pengawasan yang tepat dan melekat dari pemerintah dalam mengamankan suplai air.

Sementara Politisi setempat juga hanya memperhatikan sumur-sumur di daerah yang penduduknya lebih banyak mendukung mereka.

"Hal ini berarti situasinya hampir seburuk 15 tahun yang lalu," kata Pearshouse.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.