Kompas.com - 04/03/2016, 06:30 WIB
Potongan gambar dari video yang menunjukan gambar seorang pria mengajak berenang ular peliharaannya sambil minum bir di Gold Coast. ABC AustraliaPotongan gambar dari video yang menunjukan gambar seorang pria mengajak berenang ular peliharaannya sambil minum bir di Gold Coast.
EditorErvan Hardoko

BRISBANE, KOMPAS.com - Menteri Lingkungan dan Perlindungan Alam serta Kepolisian Queensland tengah menyelidiki seorang pria yang merekam aksinya berenang bersama ular peliharaannya.

Dalam video itu terlihat pria tersebut minum bir sambil berenang bersama dengan hewan peliharaannya seekor ular piton di Tallebudgera Creek. Video itu menyebar di internet pekan ini.

Juru bicara lembaga penyayang binatang RSPCA Queensland, Michael Beatty mengatakan tindakan pria itu bisa dikenakan pasal penyiksaan hewan.

"Itu tindakan yang kejam, tapi juga sangat bodoh ketimbang melakukan pelanggaran penyiksaan terhadap hewan," kata Beatty.

"Saya yakin pria ini mungkin berpikir dia menyanyai ularnya," lanjut dia.

Namun, pakar reptil RSPCA mengatakan, ular itu berpotensi besar berada pada situasi tertekan.

"Meskipun ular sesekali akan berenang ke perairan, tapi hal itu bukan sesuatu yang mereka lakukan secara rutin," katanya.

"Ular itu akan berusaha keluar dari air secepat mungkin dan tindakan pria itu justru malah menceburkan ularnya ke dalam air."

Beatty mengatakan tampaknya pria itu telah melanggar sejumlah pasal dari izin kepemilikan ularnya.

"Ular tersebut harus berada di dalam kandang tertutup di rumah, Anda tidak dibenarkan untuk membawanya keluar kecuali memang jelas keperluannya, apakah untuk dibawa ke dokter hewan atau Anda memiliki izin khusus untuk keperluan pendidikan," katanya.

"Tampaknya pria ini tidak memiliki keperluan alasan semacam itu," tambah Beatty.

Dalam pernyataannya, Departemen Lingkungan dan Perlindungan Alam Queensland mengatakan pihaknya tengah bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk menyelidiki kasus ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.