Pemenang Nobel Vargas Llosa Sebut Trump "Badut" dan "Rasialis"

Kompas.com - 02/03/2016, 06:00 WIB
Remaja muslim memegang poster saat ikut berunjuk rasa mengecam Donald Trump di New York, 20 Desember 2015. Capres AS Donald Trump dari Partai Republik menyerukan semua pencegahan semua muslim masuk ke AS. AFP PHOTO / KENA BETANCURRemaja muslim memegang poster saat ikut berunjuk rasa mengecam Donald Trump di New York, 20 Desember 2015. Capres AS Donald Trump dari Partai Republik menyerukan semua pencegahan semua muslim masuk ke AS.
EditorPascal S Bin Saju

MADRID, KOMPAS.com — Pemenang Hadiah Nobel asal Peru, Mario Vargas Llosa, Selasa (1/3/2016), mengecam bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump. Ia mengatakan, Trump adalah seorang "badut" dan "rasialis" yang membawa petaka bagi partainya.

"Dia adalah bahaya besar bagi Amerika Serikat," kata Vargas Llosa, penulis yang pernah maju sebagai bakal calon presiden Peru pada 1990.

Vargas Llosa berbicara dalam jumpa pers untuk peluncuran novel karya terbarunya, Cinco Esquinas. "Ini adalah negara yang terlalu penting bagi seluruh dunia, bagi Gedung Putih, memiliki seorang badut, demagog, dan rasialis seperti Tuan Trump," katanya.

Trump, yang terdepan dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik, mengatakan, dia ingin membangun dinding di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko. Ia juga akan mendeportasi 11 juta imigran ilegal, begitu juga pemerkosa dan pengedar narkoba dari kalangan imigran Meksiko.

Vargas Llosa mengatakan, kampanye Trump "tampaknya tak terbendung" akan menguntungkan Partai Demokrat. "Hillary Clinton pasti akan meraih kemenangan besar jika kandidat Partai Republik adalah Donald Trump," katanya.

Vargas Llosa (79) adalah pemenang Hadiah Nobel Perdamaian di bidang sastra pada 2010. Kini, dia menetap Madrid, Spanyol. Dia dikenal karena buku-buku seperti The Time of Hero yang mengeksplorasi struktur kekuasaan politik Amerika Latin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X