Kuwait Hukum Mati Dua Mata-mata Iran

Kompas.com - 12/01/2016, 22:42 WIB
Pasar properti Kuwait memperlihatkan kinerja yang solid selama semester I 2013. Tiga sektor utama yakni komersial, residensial dan investasi mengalami pertumbuhan signifikan. www.skyscrapercity.comPasar properti Kuwait memperlihatkan kinerja yang solid selama semester I 2013. Tiga sektor utama yakni komersial, residensial dan investasi mengalami pertumbuhan signifikan.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com - Pengadilan Kuwait menjatuhkan hukuman mati kepada dua pria yang dinyatakan bersalah sebagai mata-mata Iran dan berencana melakukan serangan.

Salah seorang terpidana adalah warga Kuwait, sedang yang satu lagi merupakan warga Iran yang diadili secara in absentia.

Keduanya diadili bersama 20 warga Kuwait lain, yang diganjar hukuman penjara lima hingga 25 tahun.

Vonis ini diambil di tengah ketegangan beberapa negara Timur Tengah dengan Iran, setelah serangan atas Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran yang dipicu oleh eksekusi atas ulama Syiah, Nimr al-Nmir.

Kuwait merupakan salah satu negara sekutu Arab Saudi yang juga menarik duta besarnya dari Iran, setelah Saudi memutus hubungan diplomatik dengan pemerintah Teheran.

Iran mengecam serangan warganya atas kedutaan Arab Saudi namun pada saat bersamaan menuduh Arab Saudi --yang didominasi penganut Sunni-- "mempromosikan kebencian sektarian" dan ingin "menarik seluruh kawasan ke dalam konfrontasi".

Para terpidana yang disidang pada Selasa 12 Januari, didakwa dengan kepemilikan bahan peledak, senjata, amunisi, dan memiliki peralatan penyadap gelap dengan tujuan melakukan kejahatan.

Mereka disebut sebagai anggota dari sel teroris yang beranggotkan 26 orang, yang antara lain berkolaborasi dengan Iran serta gerakan Hizbullah Lebanon untuk melakukan skema jahat di Kuwait.

Salah seorang anggota sel tersebut didenda 5.000 dinar Kuwait atau sekitar Rp 228 juta, sedangkan tiga orang lagi dinyatakan bebas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X