Kompas.com - 12/01/2016, 08:39 WIB
Migran yang dikirim balik ke Austria sebagian besar berasal dari daerah Afrika Utara dan Arab. BBCMigran yang dikirim balik ke Austria sebagian besar berasal dari daerah Afrika Utara dan Arab.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Pemerintah Jerman mengirim balik migran dalam jumlah besar ke Austria sejak awal Januari 2016. Demikian kata kepolisian Austria.

Sebagian besar migran yang dikirim tidak punya dokumen-dokumen yang sahih, sedangkan sebagian lainnya tidak ingin mengajukan permohonan suaka ke Jerman, tetapi ke negara lain, khususnya negara-negara Skandinavia.

Kebanyakan migran yang dikirim ke Austria berasal dari Afganistan, Maroko, dan Aljazair. Adapun warga Suriah tetap berada di Jerman mengingat permohonan suaka mereka biasanya dikabulkan.

"Setiap hari, jumlah migran yang dikirim kembali meningkat dari 60 orang pada Desember hingga 200 orang sejak awal tahun," kata David Furtner, juru bicara kepolisian salah satu negara bagian di Austria, kepada kantor berita AFP.

Laporan mengenai langkah Pemerintah Jerman yang mengirim kembali sejumlah migran mengemuka di tengah tekanan terhadap Kanselir Angela Merkel untuk menempuh tindakan terhadap pelaku serangan seksual di Cologne atau Koln pada malam Tahun Baru.

Data resmi penyelidikan peristiwa itu menyebut terdapat 19 tersangka pelaku serangan. Dari jumlah tersebut, 14 orang di antara mereka berasal dari Maroko dan Aljazair. Sebanyak 10 orang merupakan pencari suaka yang datang di Jerman setelah September 2015.

Sekitar 1,1 juta pencari suaka tiba di Jerman pada 2015. Sebagian datang melewati jalur Turki, Yunani, dan negara-negara Balkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.