Kompas.com - 14/11/2015, 09:56 WIB
Korban tewa tergeletak bergemilangan di jalan paska penembakan di sebuah restoran dalam rangkaian serangan di ibokota Prancis, Paris, Jumat (13/11) Associated PressKorban tewa tergeletak bergemilangan di jalan paska penembakan di sebuah restoran dalam rangkaian serangan di ibokota Prancis, Paris, Jumat (13/11)
EditorFarid Assifa
PARIS, KOMPAS.com - Sejumlah laporan menyebutkan enam pria bersenjata terlibat dalam serangkaian penembakan di Paris pada Jumat (13/11/2015), yang sejauh ini menewaskan sedikitnya 153 orang.

Sekitar 60 orang sempat dijadikan sandera di pusat kesenian Bataclan, salah satu tempat serangan.

Sementara itu, media Perancis menyebutkan, lima tersangka penyerangan sudah "dinetralisir". Namun tidak jelas apa maksud dari istilah netralisir tersebut.

BFMTV melaporkan bahwa unit SWAT menyerbu Bataclan. Dua penyerang terbunuh. Tim SWAT juga membebaskan 100 orang sandera.

Salah seorang anggota band yang sedang manggung di Bataclan konser, Michael Doriao mengaku mendengar suara tembakan. Dia pun menghentikan konser dan menyelamatkan diri ke belakang panggung.

Sejumlah serangan di ibu kota Prancis dalam waktu sekaligus. Penyanderaan dan penembakan terjadi di gedung konser Bataclan. France 24 juga melaporkan terjadi penembakan di dua restoran di distrik 10 dan 11 Paris.

Selain itu, sebuah bom meledak di luar Stadion Stade de France yang sedang menggelar laga persahabatan Perancis vs Jerman.

IntelCenter menambahkan ini adalah serangan teroris ke-28 sejak tahun 2001 yang menewaskan lebih dari 100 orang. (CNN/BBC Indonesia/New York Times)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X