Bom Truk Meledak di Kabul, 15 Tewas

Kompas.com - 07/08/2015, 21:58 WIB
Anggota kepolisian Afganistan berjaga di lokasi ledakan bom truk di Kabul, Jumat (7/8/2015) dini hari yang menewaskan sedikitnya 15 orang. SHAH MARAI / AFP Anggota kepolisian Afganistan berjaga di lokasi ledakan bom truk di Kabul, Jumat (7/8/2015) dini hari yang menewaskan sedikitnya 15 orang.
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com — Sebuah truk berisi bom meledak di pusat kota Kabul, Afganistan, Jumat (7/8/2015), menewaskan 15 warga sipil dan melukai 240 orang lainnya.

Serangan bom truk ini merupakan serangan besar pertama di Kabul sejak pengumuman kematian Mullah Omar dan penunjukan pemimpin baru Taliban.

Ledakan bom truk itu terjadi tak lama setelah tengah malam di dekat sebuah pangkalan militer Afganistan di kawasan Shah Shaheed, Kabul.

Kekuatan ledakan tak hanya menghancurkan sejumlah bangunan di sekitar lokasi, tetapi juga menciptakan sebuah lubang besar sedalam 10 meter di jalan raya.

Meski tembok pangkalan militer itu hancur akibat ledakan bom, tak seorang pun anggota militer Afganistan yang terluka atau tewas.

"Korban tewas akibat serangan bom pada Jumat dini hari kini mencapai 15 orang dan lebih dari 240 orang lainnya terluka," kata deputi juru bicara kepresidenan, Sayed Zafar Hashemi.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Kabul Jenderal Abdul Rahman Rahimi mengatakan, upaya pencarian korban yang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan masih berlangsung.

"Di antara korban luka dan tewas terdapat perempuan dan anak-anak. Para pekerja di sebuah perusahaan batu marmer juga menjadi korban. Serangan ini memang ditujukan untuk mengakibatkan banyak orang tewas," ujar Rahimi.

Militer Afganistan kini menutup kawasan di sekitar lokasi ledakan pangkalan militer yang berada tak jauh dari sebuah kawasan permukiman kelas menengah di Kabul.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X