Kompas.com - 31/07/2015, 22:29 WIB
EditorErvan Hardoko
NEW DELHI, KOMPAS.com — Sebuah pesawat milik maskapai Air India yang seharusnya terbang ke Milan, Italia, terpaksa kembali ke Bandara New Delhi setelah seekor tikus terlihat berkeliaran di kabin penumpang.

Pihak maskapai Air India mengatakan, dalam insiden yang terjadi pada Kamis (30/7/2015), hewan pengerat itu tak ditemukan, tetapi pilot tak memiliki pilihan selain kembali ke bandara untuk kemudian melakukan pengasapan kabin.

"(Pesawat Dreamliner) AI 123 kembali ke (bandara) Delhi karena terdapat laporan seekor tikus berkeliaran di dalam kabin," demikian salah seorang petinggi Air India mengatakan kepada AFP, Jumat (31/7/2015).

"Meski keberadaan hewan pengerat itu tak terbukti, demi keselamatan penumpang, pesawat diperintahkan kembali ke bandara," kata pejabat itu.

Tikus sangat berbahaya bagi penerbangan karena mereka bisa mengunyah kabel-kabel yang sangat vital untuk pengendalian pesawat. Hewan ini biasanya bersembunyi di dalam truk pengangkut katering tempat menyimpan nampan makanan.

Ini bukan kali pertama tikus muncul di dalam sebuah pesawat terbang. Pada Mei lalu, sebuah pesawat milik Air India dikandangkan di bandara kota Leh setelah kru mendapati beberapa ekor tikus berkeliaran di dalam kabin.

Kondisi serupa juga pernah terjadi pada Agustus tahun lalu saat sebuah pesawat Air India tak boleh meninggalkan Bandara New Delhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.