Tikus Berkeliaran di Kabin, Pesawat Air India Kembali ke Bandara

Kompas.com - 31/07/2015, 22:29 WIB
Sebuah Boeing 787 Dreamliner milik maskapai penerbangan Air India. WikipediaSebuah Boeing 787 Dreamliner milik maskapai penerbangan Air India.
EditorErvan Hardoko
NEW DELHI, KOMPAS.com — Sebuah pesawat milik maskapai Air India yang seharusnya terbang ke Milan, Italia, terpaksa kembali ke Bandara New Delhi setelah seekor tikus terlihat berkeliaran di kabin penumpang.

Pihak maskapai Air India mengatakan, dalam insiden yang terjadi pada Kamis (30/7/2015), hewan pengerat itu tak ditemukan, tetapi pilot tak memiliki pilihan selain kembali ke bandara untuk kemudian melakukan pengasapan kabin.

"(Pesawat Dreamliner) AI 123 kembali ke (bandara) Delhi karena terdapat laporan seekor tikus berkeliaran di dalam kabin," demikian salah seorang petinggi Air India mengatakan kepada AFP, Jumat (31/7/2015).

"Meski keberadaan hewan pengerat itu tak terbukti, demi keselamatan penumpang, pesawat diperintahkan kembali ke bandara," kata pejabat itu.

Tikus sangat berbahaya bagi penerbangan karena mereka bisa mengunyah kabel-kabel yang sangat vital untuk pengendalian pesawat. Hewan ini biasanya bersembunyi di dalam truk pengangkut katering tempat menyimpan nampan makanan.

Ini bukan kali pertama tikus muncul di dalam sebuah pesawat terbang. Pada Mei lalu, sebuah pesawat milik Air India dikandangkan di bandara kota Leh setelah kru mendapati beberapa ekor tikus berkeliaran di dalam kabin.

Kondisi serupa juga pernah terjadi pada Agustus tahun lalu saat sebuah pesawat Air India tak boleh meninggalkan Bandara New Delhi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Internasional
AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

Internasional
Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X