Kompas.com - 31/05/2015, 09:37 WIB
Anggota pasukan Gurkha Singapura menjaga ketat areal KTT keamanan Asia-Pasifik setelah seorang pria yang menerobos barikade penjagaan dengan menggunakan mobil tewas ditembak. ROSLAN RAHMAN / AFPAnggota pasukan Gurkha Singapura menjaga ketat areal KTT keamanan Asia-Pasifik setelah seorang pria yang menerobos barikade penjagaan dengan menggunakan mobil tewas ditembak.
EditorErvan Hardoko
SINGAPURA, KOMPAS.com - Sebuah KTT keamanan Asia-Pasifik yang digelar di Singapura kini dalam penjagaan super ketat setelah kepolisian negeri kota itu menembak mati seorang pria di luar lokasi KTT. Demikian pernyaan kepolisian, Minggu (31/5/2015).

Kepolisian Singapura mengatakan mereka menembaki sebuah mobil berisi tiga orang yang dihentikan di sebuah pos penjagan pada Minggu dini hari.

Namun, saat masih dalam pemeriksaan, tiba-tiba pengemudi melarikan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan mengabaikan perintah polisi untuk berhenti sambil menabraki barikade yang dibuat polisi.

Akibat mengabaikan peringatan yang diberikan, maka polisi langsung melepaskan tembakan ke arah mobil tersebut yang kemudian menewaskan satu orang dan dua lainnya ditahan.

"Benda-benda yang kami yakini adalah obat-obatan terlarang ditemukan pada salah satu orang yang kami tahan," demikian pernyataan kepolisian Singapura.

"Terkait penyelenggaraan KTT di (Hotel)Shangri-La yang masih berlangsung, langkah-langkah pengamanan termasuk pemeriksaan manusia dan kendaraan akan ditingkatkan di sekitar wilayah hotel," demikian kepolisian.

KTT keamanan ini merupakan sebuah ajang penting di kawasan Asia-Pasifik dan dihadiri Menteri Pertahanan AS Ash Carter serta delegasi puluhan negara di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski terjadi insiden yang memakan korban jiwa itu, namun KTT tersebut sama sekali tak terganggu meski keamanan langsung ditingkatkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.