Tembakan Mortir dari Suriah Lukai 2 Tentara PBB di Golan

Kompas.com - 04/05/2015, 19:10 WIB
Pasukan misi pengawas gencatan senjata di Dataran Tinggi Golan (UNDOF) mengawasi wilayah Suriah dengan menggunakan teropong. JACK GUEZ / AFPPasukan misi pengawas gencatan senjata di Dataran Tinggi Golan (UNDOF) mengawasi wilayah Suriah dengan menggunakan teropong.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Dua orang personel pasukan penjaga keamanan PBB terluka ketika tembakan mortir dari Suriah menghantam markas mereka di dataran tinggi Golan yang diduduki Israel, Senin (4/5/2015).

"Tembakan mortir hantam Golan di Ein Ziva dan di basis UNDOF di Zivanit. Dua tentara PBB dievakuasik ke Israel untuk mendapatkan perawatan medis," kata juru bicara AD Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner.

AD Israel mengatakan, tembakan mortir itu tidak diarahkan langsung ke wilayah Golan-Israel. Tembakan itu lebih merupakan serangkaian tembakan dari konflik bersenjata di Suriah.

Sejak konflik bersenjata di Suriah pecah pada 2011, situasi di Dataran Tinggi Golan terus memanas, dengan diwarnai sejumlah tembakan roket dan mortir yang jatuh di wilayah Israel dan tak jarang memicu serangan balasan dari Israel.


Pada Januari lalu, seorang tentara PBB asal Spanyol tewas di perbatasan Israel-Lebanon ketika terjadi baku tembak antara pasukan Israel dan Hezbollah.

Sementara itu, Direktur Lembaga Pemantau HAM Suriah Rami Abdel Rahman, kepada AFP, mengatakan pertempuran antara kelompok pemberontak sudah terjadi sejak pekan lalu di kawasan yang tak jauh dari garis gencatan senjata di Golan.

"Pertempuran antara kelompok pemberontak Suriah di Qahtaniya dekat garis gencatan senjata di Dataran Tinggi Golan masih berlangsung. Tak jarang mereka saling melepaskan tembakan mortir," ujar Rami.

Israel merebut 1.200 kilometer persegi Dataran Tinggi Golan usai Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian menguasai wilayah itu meski langkah tersebut tak pernah diakui dunia internasional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X