Kompas.com - 07/04/2015, 14:03 WIB
EditorEgidius Patnistik
TEHRAN, KOMPAS.com - Delapan penjaga perbatasan Iran tewas dalam bentrokan dengan pemberontak sunni yang telah menyusup dari negara tetangga Pakistan, lapor kantor berita resmi Iran, IRNA, Selasa (7/4/2015).

"Teroris bersenjata memasuki Iran dari Pakistan dan bentrok dengan penjaga perbatasan, menewaskan delapan tentara sebelum melarikan diri kembali ke Pakistan," kata Ali Asghar Mirshekari, wakil gubernur Provinsi Sistan Baluchistan, kepada kantor berita itu.

Provinsi di tenggara Iran itu memiliki komunitas sunni yang besar.  Kaum militan telah berulang kali melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan Iran yang didominasi syiah.

Namun bentrokan di distrik Negur merupakan yang paling mematikan sejak Oktober 2013 ketika 14 penjaga perbatasan tewas dalam serangan yang diklaim oleh militan sunni dari kelompok Jaish-ul Adl (Tentara Kehakiman).

Kelompok yang sama menangkap lima tentara Iran pada Februari tahun lalu. Empat dari mereka dibebaskan April lalu. Lima orang lainnya yang masih hilang diduga telah tewas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.