Politisi Australia Gabung Pejuang Kurdi Lawan ISIS

Kompas.com - 28/01/2015, 15:33 WIB
Mantan ketua Partai Buruh Northern Territory, Matthew Gardiner. ABCMantan ketua Partai Buruh Northern Territory, Matthew Gardiner.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Mantan Ketua Partai Buruh Negara Bagian Northern Territory, Australia, Matthew Gardiner, yang dikabarkan bergabung dengan kelompok pejuang Kurdi hanya salah satu di antara pejuang asing yang berhasil direkrut untuk melawan ISIS.

Kelompok pejuang Kurdi menggunakan media sosial Facebook sebagai sarana untuk merekrut orang dari negara barat, termasuk Australia.

ABC sebelumnya mengungkap bahwa Gardiner selain politisi juga adalah bekas tentara. Ia telah meninggalkan Australia awal Januari ini dengan maksud bergabung ke kelompok pejuang Kurdi.

Gardiner menjalin pertemanan di Facebook dengan perempuan bernama Kader Kadandir, yang diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah kelompok pejuang Kurdi.

Salah satu akun Facebook kelompok Kurdi ini bernama Lions of Rojava, yang memiliki follower sekitar 36 ribu akun.

Kelompok ini dikabarkan juga telah merekrut bekas tentara Amerika Jordan Matson, serta bekas tentara Inggris Jamie Read dan James Hughes. Selain itu, mereka mengklaim mereka dihubungi oleh banyak bekas tentara dari negara lainnya.

"Ada yang dari Eropa Timur dan Barat, Kanada, AS, dan Australia," kata Matson, yang bertugas merekrut pejuang asing bagi kelompok Kurdi.

Ia mengatakan ISIS telah mengancam banyak negara, dan sejumlah orang di negara tersebut tidak mau hanya tinggal diam.

Menurut pakar Timur Tengah dari ANU Canberra, Prof. Amin Saikal, situasinya saat ini telah berubah menjadi pertempuran global antara kelompok jihadis dengan non jihadis.

"Selama ini kita mengenal cara ISIS merekrut orang di negara Barat, sekarang kita mulai tahu bahwa pihak Kurdi pun melakukan hal serupa melalui kelompok seperti Lions of Rajova," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X