PM Inggris Kecam Serangan terhadap Majalah Satire Perancis

Kompas.com - 07/01/2015, 19:42 WIB
Perdana Menteri Inggris David Cameron. OLI SCARFF / AFPPerdana Menteri Inggris David Cameron.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Perdana Menteri Inggris David Cameron, Rabu (7/1/2015), mengecam serangan "barbar" terhadap kantor majalah satire Perancis Charlie Hebdo, yang sejauh ini telah menewaskan 11 orang.

PM Cameron menegaskan, Inggris akan tetap bersama Perancis memerangi segala bentuk terorisme. Pernyataan Cameron ini dikeluarkan saat menghadiri sesi sidang dengan majelis rendah parlemen Inggris.

"Saya yakin semua anggota parlemen akan sepakat dengan saya dalam mengecam serangan 'barbar' pagi ini di sebuah kantor majalah di Paris," ujar Cameron.

"Sejauh ini detail peristiwa itu belum jelas. Saya paham bahwa parlemen dan negara ini akan tetap bersama rakyat Perancis dalam perlawanan terhadap segala bentuk terorisme. Kita juga tetap mempertahankan demokrasi dan kebebasan berpendapat," lanjut Cameron.

Sebelumnya, lewat akun Twitter-nya, PM Cameron menyampaikan pesan bahwa penembakan di Paris sungguh sebuah perbuatan keji. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Philip Hammond mengatakan sangat terkejut mendengar serangan teror di Paris itu.

Majalah satire Charlie Hebdo beberapa kali sempat menerbitkan kartun Nabi Muhammad yang mengundang kecaman umat Muslim di seluruh dunia.

Kantor majalah ini sempat diserang bom molotov beberapa tahun lalu, dan sang editor, Stephane Charbonnier, berulang kali mendapatkan ancaman pembunuhan, dan kini harus hidup di bawah perlindungan ketat polisi.

Pekan ini, halaman depan majalah tersebut menampilkan penulis kontroversial Michel Houllebecq, yang buku terbarunya, Submission, mengisahkan Perancis di bawah pemerintahan Islam. Buku ini langsung menuai pro dan kontra di negeri tersebut.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X