Lima Polisi Rusia Tewas dalam Serangan Militan di Chechnya

Kompas.com - 04/12/2014, 10:50 WIB
Aparat keamanan Rusia mengepung sebuah bangunan di ibu kota Chechnya, Grozny setelah sekelompok orang menyerang sebuah pos polisi dan menewaskan lima orang petugas polisi. ITAR-TASSAparat keamanan Rusia mengepung sebuah bangunan di ibu kota Chechnya, Grozny setelah sekelompok orang menyerang sebuah pos polisi dan menewaskan lima orang petugas polisi.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Sejumlah petugas polisi Rusia tewas setelah kelompok militan menyerang sebuah pos polisi lalu lintas dan sebuah rumah yang digunakan sebagai kantor sebuah media lokal di ibu kota Chechnya, Grozny.

Serangan terbaru di Chechnya yang bergolak itu dianggap sebagai penghinaan besar terhadap Presiden Vladimir Putin yang dijadwalkan menyampaikan pidato tahunannya, Kamis (4/11/2014).

"Sejumlah personel (polisi) tewas," kata Komite Anti-Teroris Nasional Rusia yang dikutip sejumlah media setempat.

Komite menambahkan, sekelompok orang menyerang sebuah pos polisi lalu lintas di Grozny pada Kamis dini hari dan kemudian menyerang kantor media setempat, Press House.

"Kelompok penyerang kini terjebak di dalam kantor media itu dan dikepung polisi dan aparat keamanan lainnya," lanjut Komite.

Pada Oktober lalu, juga di Grozny, lima orang polisi tewas ketika mereka menghentikan seorang pemuda yang ternyata membawa bom di tubuhnya. Pemuda itu kemudian meledakkan dirinya sebelum dia memasuki gedung konser yang dipadati ribuan orang yang merayakan hari libur setempat.

Aksi bom bunuh diri itu memicu kekhawatiran munculnya kembali siklus kekerasan di Kaukasus Utara di mana Rusia telah menggelar dua perang melawan separatis dalam 20 tahun terakhir.
Sementara itu, Presiden Putin mempertaruhkan karier politiknya dengan menjanjikan akan menghancurkan pemberontakan berdarah di Kaukasus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X