AU Irak Salah Kirim Makanan dan Senjata ke Pasukan ISIS

Kompas.com - 01/10/2014, 23:48 WIB
Angkatan Udara Irak membuat kesalahan fatal dengan mengirimkan bantuan makanan dan senjata ke pasukan ISIS. Al ArabiyaAngkatan Udara Irak membuat kesalahan fatal dengan mengirimkan bantuan makanan dan senjata ke pasukan ISIS.
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com - Angkatan Udara Irak secara tidak sengaja menjatuhkan bantuan makanan, air bersih dan persenjataan ke basis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bulan lalu. Demikian seorang pejabat Irak mengatakan Rabu (1/10/2014).

"Beberapa pilot mengirimkan bantuan berupa senjata dan makanan bukan kepada pasukan yang terkepung terutama Brigade 1 dan 30," kata Hakim Al-Zamili, anggota komite keamanan dan pertahanan parlemen Irak kepada Al Arabiya.

Sementara itu stasiun televisi Al Hadath mengabarkan pemerintah Irak meluncurkan penyelidikan terkait insiden memalukan yang dilaporkan terjadi pada 19 September di Saglawyah, provinsi Anbar.

Sejumlah media Ifrak melaporkan angkatan udara mencoba untuk mengirimkan makanan dan amunisi kepada pasukan Irak yang dikepung ISIS di Saglawyah ketika bantuan itu malah jatuh ke tangan ISIS.

"Penyebabnya bisa saja pilot kurang pengalaman atau itu merupakan kesalahan intelijen atau kesalahan teknis," kata presiden Yayasan Pembangunan dan Demokrasi, Ghassan Attiyah.

"Agar serangan bisa tepat sasaran, harus ada peralatan pendahulu didukung intelijen di darat untuk membantu mereka menentukan target," tambah Attiyah.

Di saat para pilot kekurangan intelijen darat maka mereka membutuhkan informasi tambahan. "Apakah mereka memiliki informasi-informasi ini?" tanya Attiyah.

Attiyah menambahkan, kesalahan seperti ini kerap terjadi dalam perang di mana garis depan kerap berubah dan terbatasnya kordinasi antara angkatan udara dan angkatan darat Irak.

Sementara itu, seorang analis yang berbasis di kota Arbil Ali Abdulamir melihat minimnya pengalaman pilot yang menjadi penyebab insiden memalukan itu.

"Sebagian besar pilot-pilot ini dipanggil kembali setelah keluar dari angkatan bersenjata bertahun-tahun lalu," kata Abdulamir.

Abdulamri menambahkan, pemerintah Irak harus memecat dan menyelidiki sejumlah jenderal yang dianggap bertanggung jawab terhadap buruknya kualitas pasukan angkatan darat, khususnya setelah hilangnya sebagian wilayah utara Irak.



Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X