Kompas.com - 08/09/2014, 16:48 WIB
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Meski Putri Diana sudah wafat sejak 1997, berbagai kisah ibunda Pangeran William dan Harry ini seolah tak ada habisnya.

Seorang penulis biografi keluarga Kerajaan Inggris, Penny Junor, membuat sebuah pengakuan mengejutkan. Dia mengatakan, Putri Diana pernah menelepon Camilla Parker Bowles, yang kemudian menjadi istri Pangeran Charles, dan mengancam akan membunuh perempuan itu.

"Putri Diana menelepon Camilla Parker Bowles di tengah malam dan mengatakan dia telah mengirim orang untuk membunuh Camilla," tulis Junor dalam biografi Pangeran Harry yang diluncurkan bertepatan pada hari ulang tahun ke-30 sang Pangeran.

Dalam buku itu, Junor menggambarkan tentang sebuah "ketakutan emosional" Diana yang dalam kondisi rapuh karena pernikahannya dengan Pangeran Charles di ambang kehancuran.

Dalam buku itu, Junor mengatakan, di saat Charles menginstruksikan stafnya tidak melakukan apa pun yang akan menyudutkan Diana, sang Putri justru melihat konspirasi di mana-mana dan mengirim banyak pesan "beracun" ke banyak orang.

"Bahkan, Camilla juga mendapatkan telepon ancaman dari Diana, 'Saya telah mengirim orang untuk membunuhmu. Meraka ada di taman saat ini. Lihatlah keluar jendela, kau bisa melihat mereka?'," tulis Junor.

Lalu, buku itu membahas Camilla yang baru saja bercerai merasa sangat ketakutan menerima telepon ancaman di tengah malam seperti itu. Namun, tak seorang pun pernah menanyakan hal itu kepada Diana.

Masih dalam buku terbarunya itu, Junor melukiskan kesulitan Pangeran Charles pada hari-hari pertamanya menikah dengan Diana karena suasana hati Diana yang selalu berubah dan masalah makan yang dialaminya.

Bahkan, kemudian Charles dan Diana terlibat pertengkaran hebat, yang diklaim Junor, terdengar oleh kedua putra mereka, William dan Harry. "Meski para pengasuh mereka (kedua pangeran) berhasil melindungi mereka, tak seorang pun bisa melindungi mereka dari perilaku emosional ekstrem sang Ibu," tulis Junor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.