Pejabat Kemenlu Inggris Mundur Terkait Kebijakan atas Gaza

Kompas.com - 05/08/2014, 19:53 WIB
Sayeeda Warsi masuk kabinet pada 2010 ketika David Cameron menjadi PM Inggris. Getty/BBCSayeeda Warsi masuk kabinet pada 2010 ketika David Cameron menjadi PM Inggris.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris, Baroness Sayeed Warsi, Selasa (5/8/2014), mengundurkan diri karena kebijakan pemerintah terkait krisis Gaza dinilainya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara moral.

Sayeeda Hussain Warsi menulis pada akun Twitter-nya bahwa dirinya mengundurkan diri dengan penyesalan mendalam.

"Dengan penyesalan yang mendalam, pagi ini saya telah menulis surat kepada Perdana Menteri menyatakan pengunduran diri. Saya tidak bisa lagi mendukung kebijakan pemerintah terkait Gaza," tulis Warsi dalam surat pengunduran dirinya.

Lewat suratnya, Sayeeda Warsi menyatakan, "Kebijakan pemerintah tidak bisa dibela secara moral, bukan untuk kepentingan nasional Inggris dan akan menimbulkan pengaruh jangka panjang terhadap nama baik kita di dunia dan dalam negeri."

Namun, sikapa Warsi tersebut disayangkan oleh pemerintah Inggris.

"Kebijakan kami tetap jelas, keadaan di Gaza tidak bisa diterima dan kami mendesak kedua pihak untuk secepatnya menyepakati gencatan senjata tanpa syarat," demikian ujar juru bicara kantor PM Inggris.

Meski demikian, Perdana Menteri David Cameron sebelumnya dikritik karena tidak secara tegas bersedia mengamini sikap Sekjen PBB Ban Ki Moon yang menyebut tindakan Israel mengebom sekolah PBB di Gaza sebagai tindakan kriminal tak berperikemanusiaan.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lady Warsi yang sebelumnya memimpin Partai Konservatif menjadi perempuan Muslim pertama yang diangkat masuk ke kabinet ketika David Cameron mulai berkuasa pada tahun 2010.

Dia dibesarkan di Dewsbury, Yorkshire Barat, Inggris Utara, dan bekerja sebagai pengacara sebelum menjadi politikus. Baroness Warsi dimutasi menjadi pejabat menengah di Kementerian Luar Negeri pada tahun 2012. Warsi juga menjabat menteri urusan keyakinan dan masyarakat pada saat yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.