Kompas.com - 30/07/2014, 06:46 WIB
Seorang warga melintas di depan RS Donka di ibu kota Guinea, Conakry. Negeri Afrika Barat itu sedang dalam kewaspadaan tinggi menghadapi wabah ebola yang sudah menyebar hingga ke ibu kota. CELLOU BINANI / AFPSeorang warga melintas di depan RS Donka di ibu kota Guinea, Conakry. Negeri Afrika Barat itu sedang dalam kewaspadaan tinggi menghadapi wabah ebola yang sudah menyebar hingga ke ibu kota.
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Rakyat Sierra Leon pasti mengenal Sheik Umar Khan. Sosok pria berumur 39 tahun itu bukanlah seorang dokter biasa. Pasalnya, tulis Reuters pada Rabu (30/7/2014), dokter berkepala plontos itu adalah pakar virus di negeri itu yang memerangi merebaknya penyakit ebola.

Sheik Umar Khan sohor lantaran merawat lebih dari seratus pasien ebola di rumah sakit di Kenema. Rumah sakit itu adalah yang terbaik di dunia untuk fasilitas pengobatan ebola.

Ebola merebak di kawasan Afrika Barat sejak Februari tahun ini. Virus mematikan itu sudah menewaskan 672 orang, menurut data termutakhir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain Sierra Leone, ebola menjadi momok menakutkan di Liberia, Guinea, dan Nigeria.

Ebola yang sampi kini belum ada obat penumpasnya memunyai gejala muntah-muntah, diare, berikut pendarahan bagi pengidapnya. Rerata fatalitas saat wabah ebola melanda mencapai angka 60 persen ke atas.

Keberhasilan Sheik Umar Khan merawat pasien ebola berganjar penghargaan. Kementerian Kesehatan Sierra Leone menobatkannya sebagai pahlawan nasional. Ironisnya, kesuksesan itu berongkos mahal. Sheik Umar Khan justru terjangkit virus yang bakal ditumpasnya dengan senjata ilmu pengetahuan.

Sheik Umar Khan wafat kurang dari satu minggu setelah diagnosanya diumumkan dan sesaat sebelum Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma bertandang ke rumah sakit perawatan penderita ebola tempatnya berperang melawan wabah tersebut. 

SEYLLOU / AFP Para dokter dari organisasi Medecin Sans Frontier (MSF) mengangkut jasad seseorang yang meninggal dunia akibat ebola di Guekedou, Guinea pada 1 April 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.